Portal berita independen · Informasi aktual setiap hari
TERKINI
Memuat berita terbaru...

Lapor Bu Kapolres! Diduga ada TPPO dan peredaran ekstasi, BARAHATI minta Kapolres turun tangan langsung

Lapor Bu Kapolres! Diduga ada TPPO dan peredaran ekstasi, BARAHATI minta Kapolres turun tangan langsung
Ketua BARAHATI Zulfikar Efendi dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak 


Pematangsiantar — Tempat hiburan malam Koin Bar di Jalan Parapat, Kota Pematangsiantar, kembali menjadi sorotan tajam publik. Tempat tersebut diduga kuat menjadi lokasi peredaran narkoba jenis pil ekstasi, sekaligus arena dugaan eksploitasi perempuan yang disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria berinisial NZ. Dugaan ini bahkan dinilai telah mengarah pada praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), namun ironisnya disebut belum mendapat penindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.


Ketua Komunitas Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal (BARAHATI), Zulfikar Efendi, menyayangkan sikap Polres Pematangsiantar yang dinilainya terkesan menutup mata terhadap keresahan publik tersebut. Menurutnya, pembiaran atas dugaan aktivitas ilegal yang berulang kali mencuat justru memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa hukum tidak ditegakkan secara adil dan tegas.


Zulfikar menyebut, dugaan peredaran pil ekstasi di Koin Bar bukan isu baru. Ia mengklaim informasi tersebut telah lama beredar di tengah masyarakat, bahkan disampaikan oleh sejumlah pihak yang mengaku pernah beraktivitas di lokasi itu. Namun hingga kini, kata dia, belum terlihat langkah serius berupa razia rutin maupun penindakan terbuka yang dapat menjawab kegelisahan publik.


Lebih jauh, BARAHATI juga menyoroti dugaan eksploitasi perempuan yang disebut berada di bawah kendali NZ. Zulfikar menilai, jika dugaan tersebut benar, maka persoalan ini tidak lagi sekadar pelanggaran administrasi atau narkotika, melainkan telah masuk kategori kejahatan serius yang menyangkut martabat manusia. “Kalau perempuan dieksploitasi dan dikendalikan, itu sudah mengarah ke TPPO. Ini kejahatan berat,” tegasnya.


Dalam konteks tersebut, Zulfikar secara terbuka menyebut sikap Polres Pematangsiantar sebagai bentuk kelalaian yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Ia menilai, pembiaran terhadap dugaan kejahatan yang berulang hanya akan memperbesar dampak kerusakan sosial, khususnya bagi generasi muda yang rentan terjerumus narkoba dan praktik eksploitasi.


Atas dasar itu, BARAHATI mendesak Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak agar segera mengambil langkah tegas. Zulfikar meminta Kapolres secara langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia setiap hari di Koin Bar, bukan sekadar tindakan seremonial atau razia sesaat yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan.


“Kalau memang tidak ada yang dilindungi, kenapa takut razia setiap hari? Justru dengan razia rutin, semuanya akan terbuka. Mana yang bersih, mana yang busuk,” ujar Zulfikar dengan nada keras pada Selasa (10/2/2026). Ia menegaskan, ketegasan aparat adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik yang kian tergerus.


Menutup pernyataannya, Zulfikar menegaskan bahwa BARAHATI tidak akan berhenti mengawal persoalan ini. Ia menyebut, bila aparat tetap diam, maka tekanan publik akan semakin besar. “Ini bukan serangan pribadi, ini jeritan rakyat. Jika hukum tidak bergerak, maka kecurigaan publik akan terus tumbuh,” pungkasnya.

FORUM BERITA

Kumpulan Berita Sesuai Fakta

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Sidebar

BUMNag Pariksabungan Berhenti Beroperasi, Kejelasan Modal dan Honorarium Kini Jadi Sorotan Warga

Keterangan Foto: Suasana Kantor Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pemberitaan terka...

Cari Blog Ini

Games

Berita Pilihan

Berita Kriminal

Notification

Jelajahi

Tag Terpopuler

Selasa, 10 Februari 2026

Lapor Bu Kapolres! Diduga ada TPPO dan peredaran ekstasi, BARAHATI minta Kapolres turun tangan langsung

Ketua BARAHATI Zulfikar Efendi dan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M Sitinjak 


Pematangsiantar — Tempat hiburan malam Koin Bar di Jalan Parapat, Kota Pematangsiantar, kembali menjadi sorotan tajam publik. Tempat tersebut diduga kuat menjadi lokasi peredaran narkoba jenis pil ekstasi, sekaligus arena dugaan eksploitasi perempuan yang disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria berinisial NZ. Dugaan ini bahkan dinilai telah mengarah pada praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), namun ironisnya disebut belum mendapat penindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.


Ketua Komunitas Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal (BARAHATI), Zulfikar Efendi, menyayangkan sikap Polres Pematangsiantar yang dinilainya terkesan menutup mata terhadap keresahan publik tersebut. Menurutnya, pembiaran atas dugaan aktivitas ilegal yang berulang kali mencuat justru memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa hukum tidak ditegakkan secara adil dan tegas.


Zulfikar menyebut, dugaan peredaran pil ekstasi di Koin Bar bukan isu baru. Ia mengklaim informasi tersebut telah lama beredar di tengah masyarakat, bahkan disampaikan oleh sejumlah pihak yang mengaku pernah beraktivitas di lokasi itu. Namun hingga kini, kata dia, belum terlihat langkah serius berupa razia rutin maupun penindakan terbuka yang dapat menjawab kegelisahan publik.


Lebih jauh, BARAHATI juga menyoroti dugaan eksploitasi perempuan yang disebut berada di bawah kendali NZ. Zulfikar menilai, jika dugaan tersebut benar, maka persoalan ini tidak lagi sekadar pelanggaran administrasi atau narkotika, melainkan telah masuk kategori kejahatan serius yang menyangkut martabat manusia. “Kalau perempuan dieksploitasi dan dikendalikan, itu sudah mengarah ke TPPO. Ini kejahatan berat,” tegasnya.


Dalam konteks tersebut, Zulfikar secara terbuka menyebut sikap Polres Pematangsiantar sebagai bentuk kelalaian yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Ia menilai, pembiaran terhadap dugaan kejahatan yang berulang hanya akan memperbesar dampak kerusakan sosial, khususnya bagi generasi muda yang rentan terjerumus narkoba dan praktik eksploitasi.


Atas dasar itu, BARAHATI mendesak Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak agar segera mengambil langkah tegas. Zulfikar meminta Kapolres secara langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia setiap hari di Koin Bar, bukan sekadar tindakan seremonial atau razia sesaat yang dinilai tidak menyentuh akar persoalan.


“Kalau memang tidak ada yang dilindungi, kenapa takut razia setiap hari? Justru dengan razia rutin, semuanya akan terbuka. Mana yang bersih, mana yang busuk,” ujar Zulfikar dengan nada keras pada Selasa (10/2/2026). Ia menegaskan, ketegasan aparat adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik yang kian tergerus.


Menutup pernyataannya, Zulfikar menegaskan bahwa BARAHATI tidak akan berhenti mengawal persoalan ini. Ia menyebut, bila aparat tetap diam, maka tekanan publik akan semakin besar. “Ini bukan serangan pribadi, ini jeritan rakyat. Jika hukum tidak bergerak, maka kecurigaan publik akan terus tumbuh,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

detikcom Blogger Template

detikcom Blogger Template
detikweb blogger responsive

Business

Life & style

Pages

Politik

 


Berita Olahraga

Berita Terpopuler

Video Terpopuler

Populer Minggu ini

Populer Bulan ini

Iklan

\"Banner

Iklan

Banner Iklan Forum Berita

Footer Tambahan

Hukum

Ekonomi

Iklan

 








Iklan

 


Iklan

Iklan

 



Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Banner Iklan Forum Berita - Biro Jasa Siantar
CHANNEL SELEKTIF NEWSJelajahi kanal pilihan dan liputan khusus Selektif News
Selektif Go To SchoolLiputan sekolah & pendidikan
Selektif Go To VillageLiputan desa & nagori
Selektif Go To BankLiputan bank & perbankan
Selektif KulinerResto & cafe rekomendasi
Selektif Go To HotelHotel rekomendasi
Selektif PropertyPerumahan & property
Selektif MarketplaceUMKM & usaha lokal
Selektif TiktokPostingan Selektif di TikTok
Ikuti video terbaru Selektif News di TikTok @selektifnews.com.
BUKA TIKTOK
Selektif FacebookPostingan Selektif di Facebook
Temukan postingan Selektif News di Facebook: Berita Viral Selektif News.
BUKA FACEBOOK
Selektif Go To JumatArtikel agama & inspirasi Jumat
Tokoh SelektifProfil & kisah tokoh inspiratif
Selektif OtomotiveArtikel mobil & rekomendasi otomotif

Iklan