Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan


 

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Ditemukan Narkoba, Razia Lapas Kelas I Medan Berjalan Lancar

Selasa, 07 April 2026 | 16.06 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-07T09:06:09Z
Foto: Dok.Lapas Kelas I Medan 


Medan – Lapas Kelas I Medan kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba serta menjaga stabilitas keamanan internal melalui razia gabungan dan tes urine terhadap warga binaan, yang digelar pada Senin malam (6/4/2026). Langkah ini menjadi bagian nyata dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan terkendali.


Kegiatan tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan rangkaian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Selain itu, agenda ini juga menjadi implementasi strategi deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus merespons berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di media sosial.


Razia yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB itu menyasar sebanyak 40 kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan difokuskan pula pada kamar-kamar yang sebelumnya sempat menjadi sorotan dalam pemberitaan digital, guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Fonika Affandi, dengan melibatkan unsur gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara, TNI, Polri, serta Satops Patnal Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara. Kolaborasi lintas instansi ini memperkuat kredibilitas dan efektivitas pelaksanaan razia.


Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan profesional dan humanis. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari penggeledahan badan hingga penelusuran detail isi kamar hunian, dengan disaksikan langsung oleh perwakilan warga binaan sebagai bentuk transparansi.


Hasil razia menunjukkan tidak ditemukannya narkotika maupun indikasi peredaran barang terlarang tersebut. Temuan ini sekaligus membantah berbagai isu yang sebelumnya sempat mencuat di ruang publik, bahwa tidak ada aktivitas penyalahgunaan narkoba di dalam lapas.


Selain penggeledahan, sebanyak 500 warga binaan juga menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba. Proses ini turut disaksikan oleh berbagai pihak terkait, guna memastikan akuntabilitas dan keterbukaan dalam pelaksanaan kegiatan.


Fonika Affandi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat sekaligus komitmen tegas pihaknya dalam menjaga integritas lembaga pemasyarakatan. Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkoba. Ke depan, Lapas Kelas I Medan akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan terpercaya.


Sumber: Lapas Kelas I Medan 

Editor: Redaksi 

×
Berita Terbaru Update