Portal berita independen · Informasi aktual setiap hari
TERKINI
Memuat berita terbaru...
FORUM BERITA

Kumpulan Berita Sesuai Fakta

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Sidebar

BUMNag Pariksabungan Berhenti Beroperasi, Kejelasan Modal dan Honorarium Kini Jadi Sorotan Warga

Keterangan Foto: Suasana Kantor Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pemberitaan terka...

Cari Blog Ini

Games

Berita Pilihan

Berita Kriminal

Notification

Jelajahi

Tag Terpopuler

Jumat, 31 Oktober 2025

Tingkatkan Kompetensi Petugas, Lapas Narkotika Pematangsiantar Jajaki Kerja Sama Pelatihan Menembak dengan Mako Brimob Kompi II Batalyon B

 


Simalungun  -- Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan petugas pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menjajaki kerja sama dengan Markas Komando Brimob Kompi II Batalyon B Pematangsiantar. Pembahasan ini bertujuan untuk membuka peluang pelaksanaan kegiatan pelatihan menembak bagi pegawai Lapas sebagai bagian dari penguatan kemampuan teknis dan kedisiplinan dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan kerja.


Kegiatan penjajakan ini diisi dengan diskusi dan penyampaian rencana kerja sama antara jajaran pejabat struktural Lapas Narkotika Pematangsiantar dengan perwakilan Mako Brimob Kompi II Batalyon B. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyampaikan komitmen untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam bidang pembinaan keamanan dan peningkatan keterampilan petugas.


Kalapas Narkotika Pematangsiantar menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan menembak ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, ketanggapan, serta rasa tanggung jawab petugas dalam melaksanakan tugas pengamanan di lapas.


Penjajakan kerja sama ini menjadi langkah awal bagi terwujudnya sinergitas yang kuat antara Lapas Narkotika Pematangsiantar dan Brimob, khususnya dalam membentuk petugas pemasyarakatan yang tangguh, disiplin, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

Perkuat Sinergi, Kekompakan, dan Komunikasi Internal, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Gelar Kegiatan Coffee Morning Bersama Jajaran Pejabat Struktural


Pematang Raya - Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan komunikasi antar jajaran, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menggelar kegiatan Coffee Morning bersama seluruh pejabat struktural, Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kalapas ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar, serta dihadiri oleh pejabat struktural dari setiap bidang.


Suasana hangat dan santai mewarnai jalannya Coffee Morning yang menjadi wadah bagi pimpinan dan pejabat untuk berdiskusi terbuka mengenai berbagai hal terkait pelaksanaan tugas dan program kerja satuan. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menekankan pentingnya kekompakan tim, komunikasi efektif, dan sinergi lintas seksi guna menjaga kinerja serta integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Selain sebagai sarana mempererat hubungan antarpejabat, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi singkat terhadap capaian kerja serta membahas strategi peningkatan kualitas pelayanan dan keamanan di lingkungan Lapas.


Melalui kegiatan Coffee Morning ini, diharapkan terbangun suasana kerja yang harmonis, terbuka, dan produktif, sehingga seluruh jajaran dapat terus berkontribusi optimal dalam mewujudkan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar yang profesional dan berintegritas tinggi.

Asah Kemampuan Petugas, Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Kegiatan Pelatihan Menembak di Mako Brimob Kompi II Yon B Pematangsiantar

 


Simalungun -- Dalam upaya meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi darurat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar melaksanakan kegiatan pelatihan menembak yang bertempat di Mako Brimob Kompi II Batalyon B Pematangsiantar.


Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai Lapas Narkotika Pematangsiantar dan mendapat bimbingan langsung dari instruktur Brimob yang berpengalaman. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman teori dasar penggunaan senjata api, teknik menembak yang benar dan aman, serta praktik lapangan untuk mengasah ketepatan dan ketenangan dalam bertindak.


Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan peningkatan kompetensi dan kedisiplinan petugas pemasyarakatan, terutama dalam mendukung tugas-tugas pengamanan di lingkungan Lapas. “Kami ingin memastikan seluruh petugas memiliki kemampuan teknis dan mental yang siap dalam menjalankan tugas dengan profesional,” ujarnya.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara Lapas Narkotika Pematangsiantar dengan jajaran Brimob, khususnya dalam hal peningkatan kemampuan pengamanan dan ketertiban.


Dengan terlaksananya pelatihan menembak ini, diharapkan para petugas Lapas semakin siap, tangguh, dan sigap dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, demi terwujudnya situasi Lapas yang aman dan kondusif.

Lapas Narkotika Pematangsiantar Teguhkan Komitmen Bersama: Wujudkan Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, Handphone, dan Barang Terlarang


Pematang Raya - Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar di bawah kepemimpinan Kalapas Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Jajaran Pemasyarakatan, sebagai wujud nyata tekad untuk menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.


Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia atas arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam rangka memperkuat komitmen seluruh jajaran terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba, handphone, serta barang terlarang lainnya di dalam Lapas, Rutan, LPKA, dan Bapas.


Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menegaskan pentingnya sinergi, integritas, dan tanggung jawab moral setiap petugas Pemasyarakatan dalam menjalankan tugasnya. Penandatanganan ini bukan sekadar seremonial, melainkan janji bersama untuk menjaga marwah institusi Pemasyarakatan dari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan.


Melalui komitmen bersama ini, jajaran Lapas Pematangsiantar meneguhkan semangat untuk terus berbenah, memperkuat pengawasan, dan mengedepankan profesionalitas dalam bekerja, guna mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang.

Perkuat Sinergitas dan Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Bersama Koramil 14/Raya Gelar Razia Gabungan di Blok Hunian Warga Binaan


Pematang Raya - Dalam rangka memperkuat sinergitas antar aparatur penegak hukum serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar melaksanakan kegiatan razia gabungan bersama Koramil 14/Raya.


Kegiatan razia tersebut diikuti oleh sebanyak 25 personel gabungan, yang terdiri dari petugas pengamanan Lapas dan anggota TNI dari Koramil 14/Raya. Sebelum pelaksanaan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di halaman depan lapas untuk menerima arahan langsung dari Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar.


Razia dilakukan secara menyeluruh ke dalam blok-blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan sasaran utama barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam, alat komunikasi ilegal, serta benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan. Pemeriksaan dilaksanakan dengan penuh kewaspadaan, ketelitian, dan tetap menjunjung tinggi prinsip humanis terhadap warga binaan.

Pastikan Kondisi Bersih Halinar Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Razia Serentak Bersama Koramil 14 Raya

 


Pematang Raya — Dalam upaya memastikan lingkungan Lembaga Pemasyarakatan tetap bersih dari Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar melaksanakan razia serentak bersama Koramil 14/Raya pada Sabtu malam.


Kegiatan dimulai pada pukul 22.30 WIB dan menyasar sejumlah blok hunian warga binaan. Fokus utama razia adalah pemeriksaan barang-barang yang berpotensi melanggar tata tertib serta membahayakan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.


Kepala Lapas Narkotika Pematangsiantar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan serta sebagai wujud sinergi antara Lapas dan TNI dalam pencegahan peredaran barang terlarang di dalam Lapas.


Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib, aman, dan kondusif. Warga binaan bersikap kooperatif saat pemeriksaan dilakukan. Dari hasil razia, tidak ditemukan barang-barang berbahaya maupun indikasi pelanggaran terkait Halinar.


Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Pematangsiantar berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal serta mempererat kerja sama dengan aparat penegak hukum guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari Halinar.

Sabtu, 18 Oktober 2025

Aktivitas Mencurigakan di Anda Karaoke, Warga Siantar Resah dan Minta APH Razia Rutin


Pematangsiantar — Dugaan peredaran narkoba jenis pil ekstasi di tempat hiburan malam kembali mencuat di Kota Pematangsiantar. Salah satu lokasi yang kini menjadi sorotan publik adalah Anda Karaoke, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, pusat keramaian malam kota tersebut. Informasi yang diterima redaksi menyebutkan bahwa pil ekstasi bermerek Transformer diduga beredar bebas di kalangan pengunjung, dengan harga mencapai Rp350.000 per butir.


Berdasarkan hasil penelusuran tim di lapangan, aktivitas pengunjung di Anda Karaoke terlihat meningkat tajam menjelang tengah malam. Sejumlah kendaraan tampak berdatangan dalam waktu singkat, terutama pada rentang waktu antara pukul 00.30 hingga 02.30 dini hari. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa transaksi narkoba dilakukan secara tertutup di dalam ruangan yang minim pengawasan publik.


Salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya mengakui bahwa mendapatkan pil ekstasi di lokasi tersebut bukan hal sulit. “Asal kenal orangnya, gampang kok,” ujarnya singkat. Pernyataan ini memperkuat asumsi bahwa jaringan peredaran pil ekstasi di tempat hiburan malam itu sudah terbentuk dan berjalan sistematis.


Fenomena ini tentu memunculkan kekhawatiran besar di tengah masyarakat. Kota Pematangsiantar yang dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya kini terancam menjadi sarang peredaran narkoba yang tumbuh di balik gemerlap dunia malam. Minimnya razia dan pengawasan rutin dari aparat membuat ruang gerak jaringan pengedar semakin leluasa.


Ketua Barisan Rakyat Hancurkan Tindakan Ilegal (Bara Hati), Zulfikar Efendi, dengan tegas menyoroti lemahnya tindakan aparat di lapangan. “Kalau tidak segera diberantas, Siantar bisa jadi kota malam penuh narkoba. Aparat harus razia minimal tiga kali seminggu di jam rawan. Kalau terbukti, langsung tutup permanen tempatnya!” ujarnya tegas saat dikonfirmasi sejumlah awak media, sabtu (18/10/2025).


Menurut Zulfikar, peredaran narkoba di tempat hiburan malam tidak bisa lagi dianggap isu biasa. “Ini sudah jadi fenomena sosial yang membahayakan generasi muda. Setiap malam, ratusan orang bisa terpapar lingkungan yang berpotensi menjerumuskan mereka ke narkoba,” katanya. Ia mendesak aparat penegak hukum agar tidak hanya fokus pada penangkapan pengguna, tetapi menelusuri jaringan pemasok dan pihak yang memfasilitasi peredaran di tempat hiburan.


Tim Analisa dan Intelijen Bara Hati sendiri telah menyusun laporan internal terkait dugaan aktivitas peredaran pil ekstasi di Anda Karaoke. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kegiatan di lokasi berlangsung hingga dini hari, dengan pola peredaran tertutup dan hanya melibatkan pembeli tertentu. Laporan itu juga merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk segera melakukan razia terarah, pemeriksaan izin operasional, serta evaluasi pengawasan tempat hiburan malam di Siantar.


Masyarakat kini menanti langkah konkret dari pihak kepolisian dan BNN Kota Pematangsiantar. Apabila dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam terbukti benar, publik mendesak agar pemerintah mengambil tindakan tegas, termasuk pencabutan izin dan penutupan permanen tempat yang terlibat. Karena tanpa tindakan nyata, Siantar akan kehilangan jati dirinya sebagai kota damai dan berbudaya, tergantikan oleh citra kelam kota narkoba.

Senin, 06 Oktober 2025

Gemapronadi Desak: Hentikan Izin Koin Bar, Jangan Ada Kompromi!

Foto: Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, Background: Koin Bar


Pematangsiantar – Polemik keberadaan Koin Bar di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun,  Kota Pematangsiantar kembali mencuat setelah beberapa waktu lalu pemilik tempat hiburan tersebut, Mimi, ditangkap oleh tim Mabes Polri terkait dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba. Penangkapan itu seharusnya menjadi alarm keras bagi aparat dan pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan tegas, khususnya mencabut izin operasional bar yang dianggap rawan menjadi sarang tindak pidana.


Gerakan Masyarakat Anti Prostitusi, Narkoba dan Judi (Gemapronadi) menilai pemerintah daerah terkesan tutup mata atas persoalan ini. “Kami mempertanyakan mengapa izin Koin Bar masih tetap dibiarkan berlaku meski pemiliknya sudah ditangkap Mabes Polri. Hal ini jelas membuktikan lemahnya pengawasan dan adanya pembiaran yang berpotensi merusak generasi muda,” tegas Ketua Gemapronadi, Andi Ryansah, Senin (6/10/2025).


Lebih lanjut, Gemapronadi mendesak pemerintah tidak hanya mencabut izin, tetapi juga menutup Koin Bar secara permanen. Menurut mereka, tempat hiburan malam tersebut rentan dijadikan lokasi peredaran narkoba, praktik prostitusi, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO). “Koin Bar harus dirazia setiap hari bila memang masih dibuka. Tidak boleh ada toleransi, karena jika dibiarkan, kejadian serupa bisa terulang,” ujar Andi Ryansah.


Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Tri Utomo. Ia mengingatkan pemerintah agar lebih serius dalam menangani potensi TPPO yang bisa saja terjadi di lokasi-lokasi hiburan malam semacam Koin Bar. “Kasus TPPO marak terjadi dengan modus mengatasnamakan hiburan. Pemerintah harus segera mengambil langkah pencegahan sebelum korban-korban berjatuhan, terutama anak di bawah umur,” ungkapnya.


Tri Utomo menambahkan, perlindungan anak tidak bisa dinegosiasikan. Setiap tempat yang rawan dijadikan ajang eksploitasi, baik seksual maupun tenaga kerja, harus mendapatkan pengawasan ketat. “Negara tidak boleh kalah oleh oknum pemilik bar atau pihak-pihak yang hanya mencari keuntungan. Jika pemerintah lalai, maka sama saja ikut membiarkan terjadinya kejahatan terhadap kemanusiaan,” katanya dengan nada tegas.


Di sisi lain, masyarakat sekitar Jalan Parapat juga mulai resah dengan keberadaan Koin Bar. Warga khawatir jika bar tersebut terus dibiarkan beroperasi, akan menimbulkan dampak sosial yang lebih besar, seperti meningkatnya kriminalitas, kerusakan moral, dan rusaknya masa depan generasi muda. Beberapa tokoh masyarakat bahkan siap turun langsung menggelar aksi protes jika pemerintah tidak segera bertindak.


Gemapronadi bersama LPAI berencana melayangkan surat resmi kepada pemerintah daerah, kepolisian, hingga kementerian terkait untuk mendesak agar Koin Bar segera ditutup. Mereka juga menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas, sebab kasus penangkapan pemiliknya oleh Mabes Polri menjadi bukti kuat bahwa tempat tersebut tidak layak lagi mendapat toleransi.


Dengan semakin banyaknya sorotan dan desakan publik, kini bola panas berada di tangan pemerintah daerah. Apakah Koin Bar akan tetap diberi ruang untuk beroperasi, atau justru ditindak tegas demi menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkoba, prostitusi, dan perdagangan orang? Waktu yang akan menjawab, namun suara publik sudah jelas: Koin Bar harus ditutup, tanpa kompromi.

Rabu, 01 Oktober 2025

Kapolres Pematang Siantar, Kajari Simalungun, dan Pimpinan BRI Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila


Simalungun – Pemimpin Cabang BRI Pematang Siantar, Alvin Nur Muhammad, turut menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Kompleks Tugu Letda Sujono, Kebun PTPN IV Regional I Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Rabu (1/10/2025). 


Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda dan pejabat daerah.


Kehadiran Alvin Nur Muhammad dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan BRI terhadap nilai-nilai kebangsaan serta komitmen untuk senantiasa berperan aktif dalam momentum kebangsaan yang mempererat persatuan. Ia tampak hadir bersama jajaran pejabat perbankan lainnya, duduk sejajar dengan para tokoh penting daerah.


Upacara ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun dan Kapolres Kota Pematang Siantar. Kehadiran kedua pejabat penegak hukum tersebut menambah khidmat suasana peringatan, yang digelar untuk mengenang jasa para pahlawan dan menjaga semangat Pancasila sebagai dasar negara. Sinergi antara unsur pemerintahan, aparat hukum, dunia usaha, dan masyarakat pun tampak nyata dalam acara ini.


Alvin Nur Muhammad menegaskan bahwa momentum Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi pengingat bagi semua pihak, termasuk sektor perbankan, agar tetap konsisten menegakkan nilai kejujuran, integritas, serta kepedulian terhadap masyarakat. “Pancasila adalah fondasi bangsa. Kami di BRI senantiasa berupaya menghadirkan layanan perbankan yang bukan hanya berorientasi bisnis, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.


Upacara yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini berjalan dengan penuh khidmat. Seluruh peserta upacara mengenakan pakaian resmi sesuai ketentuan, diiringi suasana hening saat penghormatan kepada para pahlawan dilakukan. Inspektur Upacara dalam amanatnya menyampaikan pentingnya menjaga persatuan dan kesetiaan terhadap Pancasila di tengah tantangan zaman.


Selain menjadi ajang peringatan sejarah, kegiatan ini juga dimaknai sebagai momentum mempererat silaturahmi antarinstansi. Alvin Nur Muhammad menyempatkan diri berinteraksi dengan Kajari Simalungun, Kapolres Pematang Siantar, serta beberapa pejabat daerah yang hadir. Pertemuan lintas sektor ini diharapkan memperkuat kerja sama dalam membangun daerah, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.


Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI melalui Cabang Pematang Siantar telah banyak berkontribusi terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung sektor UMKM. Dalam kesempatan tersebut, Alvin menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendorong akses keuangan yang lebih luas bagi masyarakat Simalungun dan Pematang Siantar. “Semangat gotong royong yang tercermin dalam Pancasila juga menjadi semangat BRI dalam mendampingi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil,” katanya.


Kehadiran berbagai tokoh penting dalam Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono menjadi bukti bahwa Pancasila tetap menjadi landasan kokoh bangsa Indonesia. Alvin Nur Muhammad bersama jajaran BRI Pematang Siantar berharap semangat tersebut dapat terus dijaga, tidak hanya pada peringatan seremonial, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan bangsa dan daerah.

Alvin Nur Muhammad Bertindak sebagai Inspektur Upacara di BRI Pematang Siantar


Pematang Siantar, forumberita.my.id – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pematang Siantar menggelar upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Banking Hall Kantor Cabang BRI Pematang Siantar, Rabu (1/10/2025).


Upacara berlangsung dengan penuh khidmat, dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen dan pekerja di lingkungan kantor cabang. Peringatan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh insan BRI dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam dunia kerja.


Upacara yang digelar sejak pagi hari itu dipimpin langsung oleh Alvin Nur Muhammad sebagai Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, Alvin menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi pedoman dalam setiap aktivitas kehidupan, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai gotong-royong, integritas, dan keadilan sosial dalam menjalankan tugas sehari-hari di lingkungan perbankan.


Suasana upacara berlangsung tertib, penuh semangat kebersamaan, dan disertai dengan penghayatan yang mendalam. Seluruh peserta upacara mengenakan seragam resmi kerja BRI, mencerminkan kesederhanaan sekaligus profesionalisme. Pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berlangsung khidmat, membuat seluruh hadirin larut dalam rasa nasionalisme yang tinggi.



Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk merefleksikan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, terutama di tengah tantangan perkembangan zaman. Menurut Alvin, semangat kebersamaan dan persatuan menjadi kunci dalam menghadapi perubahan global. "Sebagai insan BRI, kita harus mampu menjaga persatuan sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi bangsa," ujarnya.


Selain itu, upacara ini juga dimaksudkan untuk mengingatkan para pekerja BRI akan pentingnya menjaga profesionalisme dan integritas di setiap lini pelayanan. Seluruh jajaran manajemen berharap agar semangat Pancasila dapat terus menjadi energi positif dalam melayani nasabah dan masyarakat. Nilai-nilai keadilan sosial, kejujuran, dan kerja sama tim diyakini mampu memperkuat kinerja BRI di Pematang Siantar.


Tak hanya sebagai rutinitas seremonial, kegiatan peringatan Hari Kesaktian Pancasila di BRI Pematang Siantar juga dipandang sebagai momentum untuk mempererat solidaritas antarpekerja. Melalui kegiatan ini, terjalin komunikasi yang lebih harmonis antara manajemen dengan seluruh pekerja, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada terciptanya suasana kerja yang kondusif dan produktif.


Sejumlah peserta upacara mengaku bangga bisa mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila memberi motivasi lebih untuk bekerja dengan semangat nasionalisme. "Kami merasa terhormat bisa ikut serta dalam upacara ini. Semoga semangat Pancasila selalu hadir dalam setiap langkah kami melayani nasabah," ujar salah seorang pekerja usai kegiatan.


Dengan berakhirnya upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Cabang BRI Pematang Siantar, diharapkan nilai-nilai luhur Pancasila semakin terpatri dalam jiwa seluruh insan BRI. Peringatan ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan juga bentuk komitmen nyata untuk terus mengabdi kepada masyarakat dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat kebangsaan.

detikcom Blogger Template

detikcom Blogger Template
detikweb blogger responsive

Business

Life & style

Pages

Politik

 


Berita Olahraga

Berita Terpopuler

Video Terpopuler

Populer Minggu ini

Populer Bulan ini

Iklan

\"Banner

Iklan

Banner Iklan Forum Berita

Footer Tambahan

Hukum

Ekonomi

Iklan

 








Iklan

 


Iklan

Iklan

 



Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Banner Iklan Forum Berita - Biro Jasa Siantar
CHANNEL SELEKTIF NEWSJelajahi kanal pilihan dan liputan khusus Selektif News
Selektif Go To SchoolLiputan sekolah & pendidikan
Selektif Go To VillageLiputan desa & nagori
Selektif Go To BankLiputan bank & perbankan
Selektif KulinerResto & cafe rekomendasi
Selektif Go To HotelHotel rekomendasi
Selektif PropertyPerumahan & property
Selektif MarketplaceUMKM & usaha lokal
Selektif TiktokPostingan Selektif di TikTok
Ikuti video terbaru Selektif News di TikTok @selektifnews.com.
BUKA TIKTOK
Selektif FacebookPostingan Selektif di Facebook
Temukan postingan Selektif News di Facebook: Berita Viral Selektif News.
BUKA FACEBOOK
Selektif Go To JumatArtikel agama & inspirasi Jumat
Tokoh SelektifProfil & kisah tokoh inspiratif
Selektif OtomotiveArtikel mobil & rekomendasi otomotif

Iklan