Portal berita independen · Informasi aktual setiap hari
TERKINI
Memuat berita terbaru...
FORUM BERITA

Kumpulan Berita Sesuai Fakta

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Sidebar

BUMNag Pariksabungan Berhenti Beroperasi, Kejelasan Modal dan Honorarium Kini Jadi Sorotan Warga

Keterangan Foto: Suasana Kantor Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pemberitaan terka...

Cari Blog Ini

Games

Berita Pilihan

Berita Kriminal

Notification

Jelajahi

Tag Terpopuler

Selasa, 15 September 2026

BUMNag Pariksabungan Berhenti Beroperasi, Kejelasan Modal dan Honorarium Kini Jadi Sorotan Warga

Keterangan Foto: Suasana Kantor Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pemberitaan terkait sorotan pengelolaan BUMNag dan usaha budidaya ikan nila yang disebut tidak lagi berjalan.


SIMALUNGUN — Bukan sekadar soal usaha budidaya ikan nila yang tidak lagi berjalan, kondisi Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag) Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, kini memunculkan pertanyaan lebih luas mengenai keberlanjutan usaha dan pertanggungjawaban pengelolaan modal. Masyarakat mulai mempertanyakan bagaimana sebuah program yang diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan tersebut berakhir, sekaligus bagaimana posisi dana dan aset setelah kegiatan usaha tidak lagi beroperasi.


Pertanyaan warga semakin mengemuka setelah diperoleh informasi bahwa penyertaan modal untuk kegiatan tersebut disebut mencapai sekitar Rp168 juta. Namun, Sekretaris Desa Pariksabungan, Joko Letawin Sinaga, memberikan keterangan bahwa tidak seluruh nominal tersebut masuk ke rekening BUMNag. Menurutnya, dana yang masuk ke rekening BUMNag berada di kisaran Rp99 juta. Perbedaan angka inilah yang dinilai penting untuk dijelaskan secara terbuka melalui dokumen resmi agar masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai proses penganggaran, pencairan dan penggunaan dana.


Dari sisi pelaksanaan usaha, faktor kondisi alam disebut menjadi salah satu kendala yang memengaruhi budidaya ikan nila. Kendala tersebut tentu dapat terjadi dalam sebuah kegiatan usaha, terlebih usaha perikanan sangat bergantung pada kondisi lingkungan dan pengelolaan teknis. Namun, masyarakat kini ingin mengetahui bagaimana langkah antisipasi dilakukan ketika kendala muncul, berapa nilai kerugian yang terjadi, bagaimana kondisi aset usaha setelah kegiatan berhenti, serta apakah masih terdapat rencana untuk menghidupkan kembali atau mengalihkan usaha BUMNag tersebut ke bidang lain.


Bendahara Desa Pariksabungan, Adelina Sidauruk, juga menyampaikan bahwa usaha BUMNag tersebut saat ini sudah tidak berjalan dan Direktur BUMNag disebut telah mengundurkan diri. Dalam keterangannya, masih terdapat uang kas sekitar Rp17 juta yang telah dikembalikan ke rekening desa. Dari dana tersebut, sekitar Rp2 juta disebut digunakan untuk kegiatan rapat, sementara sekitar Rp600 ribu digunakan untuk perbaikan fasilitas air bersih. Rincian tersebut menjadi bagian yang perlu dicocokkan dengan pembukuan dan bukti transaksi agar posisi keuangan BUMNag dapat diketahui secara jelas.


Selain persoalan modal, perhatian warga juga tertuju pada pembayaran honorarium pengurus. Informasi yang diterima kru SemiMedia menyebut adanya pembayaran sekitar Rp500 ribu per bulan, sementara terdapat pula keterangan mengenai pembayaran sebesar Rp3,2 juta per bulan selama 10 bulan. Dua informasi tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan sehingga diperlukan penjelasan mengenai siapa penerimanya, periode pembayaran, dasar penetapan nominal serta apakah angka tersebut merupakan honorarium atau mencakup komponen pembayaran lainnya.


Pertanyaan masyarakat bukan semata-mata mengenai besar kecilnya honorarium, tetapi lebih kepada dasar administrasi dan mekanisme penetapannya. Apalagi ketika usaha yang dijalankan disebut sudah tidak beroperasi dan mengalami kerugian, publik tentu ingin mengetahui apakah seluruh pembayaran telah memiliki dasar keputusan dan tercatat dalam dokumen pengelolaan BUMNag. Karena itu, APB Nagori, keputusan penyertaan modal, dokumen internal BUMNag, laporan keuangan, laporan pertanggungjawaban serta bukti pembayaran menjadi dokumen penting untuk menjawab berbagai pertanyaan tersebut secara objektif.


Sementara itu, Pangulu Pariksabungan ketika dihubungi kru SemiMedia melalui sambungan telepon meminta agar persoalan tersebut dikoordinasikan langsung dengan Direktur BUMNag. Namun hingga berita ini disusun, kru SemiMedia belum memperoleh keterangan langsung dari pengurus BUMNag mengenai kondisi usaha, penggunaan modal maupun mekanisme pembayaran honorarium. Ruang klarifikasi tetap terbuka agar pihak-pihak yang berkepentingan dapat memberikan penjelasan sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.


Kini, perhatian publik mengarah pada perlunya keterbukaan mengenai jejak pengelolaan dana dan keberadaan aset BUMNag Pariksabungan setelah usaha budidaya ikan nila berhenti. Masyarakat berharap Pemerintah Nagori, pengurus BUMNag dan instansi terkait dapat memberikan penjelasan berdasarkan data serta dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika diperlukan, pemeriksaan oleh pihak berwenang juga diharapkan dapat memastikan apakah seluruh proses administrasi dan pengelolaan keuangan telah berjalan sesuai ketentuan. Bagi masyarakat, yang paling penting bukan sekadar mencari siapa yang harus disalahkan, melainkan memastikan setiap dana yang dialokasikan untuk kepentingan nagori memiliki pertanggungjawaban yang jelas dan memberikan manfaat nyata.


Sumber: Tim Forum Berita 

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 06/Perdagangan Dampingi Fogging di Nagori Partimbalan, Dukung Lingkungan Sehat

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Sertu Sutikno, bersama petugas Puskesmas Bandar Tinggi dan Pangulu Nagori Partimbalan mendampingi pelaksanaan fogging di Huta V, Nagori Partimbalan, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026).


Simalungun — Dalam upaya menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat, Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Sertu Sutikno, turut mendampingi pelaksanaan penyemprotan atau fogging bersama petugas Puskesmas Bandar Tinggi dan Pangulu Nagori Partimbalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Huta V, Nagori Partimbalan, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun.


Pelaksanaan fogging menyasar sejumlah lingkungan permukiman warga sebagai langkah pencegahan terhadap potensi penyebaran penyakit yang dapat ditularkan melalui nyamuk. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kondisi lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.


Pendampingan yang dilakukan Sertu Sutikno merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, dan pemerintah nagori. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai upaya pencegahan penyakit serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.


Dalam pelaksanaannya, petugas Puskesmas Bandar Tinggi melakukan penyemprotan pada sejumlah titik yang telah menjadi sasaran. Babinsa turut mendampingi proses kegiatan guna membantu memastikan pelaksanaan fogging berjalan tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman serta kenyamanan kepada masyarakat selama proses penyemprotan berlangsung.


Sertu Sutikno menyampaikan bahwa kegiatan fogging tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan lingkungan. Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, sehingga potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk dapat diminimalkan.


“Sinergi seperti ini sangat penting. Dengan adanya kerja sama antara TNI, Puskesmas dan pemerintah nagori, diharapkan lingkungan masyarakat tetap sehat dan masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Sertu Sutikno.


Selain pelaksanaan fogging, kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting dalam upaya menjaga kesehatan. Masyarakat diharapkan dapat secara rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal, menghindari adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian fogging berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kepedulian terhadap berbagai persoalan yang menyangkut kehidupan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah nagori, dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 12/Saribudolok Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlubang di Saribu Dolok

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 12/Saribudolok Kodim 0207/Simalungun, Serma Romulo Simanjorang dan Sertu Darwin Purba, bersama Lurah Saribu Dolok serta masyarakat bergotong royong menimbun jalan berlubang dan membersihkan lingkungan jalan di Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026).

Simalungun — Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur lingkungan kembali ditunjukkan jajaran TNI bersama masyarakat. Babinsa Koramil 12/Saribudolok Kodim 0207/Simalungun turun langsung bergotong royong memperbaiki sejumlah bagian jalan yang berlubang di Kelurahan Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan oleh Serma Romulo Simanjorang dan Sertu Darwin Purba bersama Lurah Saribu Dolok serta masyarakat setempat. Secara bersama-sama, mereka melakukan penimbunan pada sejumlah bagian jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang. Selain itu, sisi kanan dan kiri jalan juga dibersihkan dari material, rumput, serta berbagai hal yang dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan.


Gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Jalan yang digunakan warga untuk bekerja, beraktivitas, maupun menjalankan kegiatan perekonomian membutuhkan kondisi yang aman dan layak agar mobilitas masyarakat dapat berlangsung dengan baik.


Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga bekerja secara bahu-membahu menangani bagian jalan yang mengalami kerusakan. Material digunakan untuk menutup lubang-lubang yang terdapat di badan jalan, sementara bagian sisi jalan ditata dan dibersihkan agar lingkungan di sekitar akses tersebut terlihat lebih rapi.


Dengan jalan yang lebih tertata dan lubang-lubang yang telah ditimbun, diharapkan pengguna jalan dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman. Serma Romulo Simanjorang mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga komunikasi, kepedulian, dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah binaan.


“Gotong royong seperti ini bukan hanya untuk memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah kelurahan dan masyarakat,” ujar Serma Romulo. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak harus selalu menunggu adanya program besar. Berbagai persoalan sederhana yang dirasakan langsung masyarakat dapat ditangani bersama apabila terdapat kepedulian dan semangat gotong royong.


Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih kuat di tengah warga Kelurahan Saribu Dolok. Babinsa berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan sehingga berbagai persoalan lingkungan yang muncul di wilayah dapat diketahui dan ditangani secara cepat melalui kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan aparat kewilayahan.


“Kemanunggalan TNI dengan rakyat salah satunya diwujudkan melalui kepedulian dan kehadiran langsung di tengah masyarakat,” kata Serma Romulo. Kegiatan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh kebersamaan dan menjadi wujud nyata kepedulian Babinsa Koramil 12/Saribudolok dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga lingkungan di wilayah binaan.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Tingkatkan Kesadaran Keselamatan, Koramil 07/Bosar Maligas Hadiri Sosialisasi Bahaya Pipa Gas Bertekanan Tinggi

 

Keterangan Foto: Danramil 07/Bosar Maligas Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf Frans M Damanik, bersama jajaran Babinsa mengikuti sosialisasi potensi bahaya pipa gas bertekanan tinggi yang digelar PT Perkhasa Abdi Bhuana di Aula Kantor Camat Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026).

Simalungun — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar fasilitas pipa gas terus dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi mengenai potensi bahaya pipa gas bertekanan tinggi yang digelar di Aula Kantor Camat Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan mengenai pentingnya menjaga keamanan di sekitar jalur pipa gas.


Kegiatan tersebut dihadiri Danramil 07/Bosar Maligas Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf Frans M Damanik, bersama jajaran Babinsa. Sosialisasi diselenggarakan oleh PT Perkhasa Abdi Bhuana sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada pemerintah wilayah, aparat keamanan, serta masyarakat mengenai aspek keselamatan dalam beraktivitas di sekitar jalur pipa gas.


Materi yang disampaikan dalam sosialisasi menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap keberadaan pipa gas bertekanan tinggi yang memiliki potensi risiko apabila terjadi kerusakan, gangguan, maupun aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan keselamatan. Potensi bahaya tersebut antara lain dapat berupa kebakaran maupun ledakan apabila instalasi mengalami gangguan dan tidak ditangani secara tepat.


Danramil 07/Bosar Maligas Kapten Inf Frans M Damanik bersama para Babinsa turut menyimak pemaparan yang disampaikan oleh pihak perusahaan. Edukasi tersebut dinilai penting agar seluruh pihak yang berada di sekitar jalur pipa gas memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap aspek keselamatan, terutama ketika melaksanakan aktivitas di kawasan yang berdekatan dengan fasilitas tersebut.


Selain meningkatkan kewaspadaan, pemahaman mengenai potensi risiko juga diperlukan agar masyarakat mengetahui tindakan yang tepat apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. Dengan adanya pengetahuan tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk keadaan dan dapat segera berkoordinasi dengan pihak terkait apabila menemukan indikasi gangguan pada fasilitas pipa gas.


Kehadiran jajaran Koramil 07/Bosar Maligas dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, perusahaan, dan masyarakat. Kolaborasi antarpihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman sekaligus memastikan informasi mengenai keselamatan dapat dipahami dan diterapkan oleh masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar jalur pipa gas.


Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bosar Maligas Rosmardiah, S.E., Sekcam Bosar Maligas Vandelina Pasaribu, Project Coordinator Syafrudin Manurung, Kapolsek Bosar Maligas yang diwakili Bhabinkamtibmas Iptu Jhon Purba, anggota PT Perkhasa Abdi Bhuana, serta para staf Kantor Camat Bosar Maligas. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi dan koordinasi bersama dalam mengantisipasi potensi risiko keselamatan.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan komunikasi dan koordinasi antarpihak semakin kuat sehingga potensi bahaya di sekitar fasilitas pipa gas dapat diantisipasi sejak dini. Keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, sehingga peningkatan pengetahuan, kewaspadaan, dan kepedulian menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kejadian yang tidak diinginkan serta menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat di Kecamatan Bosar Maligas.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Dampingi Petani Panen Padi di Dolok Panribuan

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Kodim 0207/Simalungun, Serda P. Simatupang, bersama petani melaksanakan panen padi di lahan milik Bapak Natal Simajuntak seluas kurang lebih 6,5 rante di Dusun I Pasar Baru, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/9/2026).

Simalungun — Upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI AD di wilayah binaan. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut dilakukan melalui pendampingan langsung kepada para petani saat melaksanakan panen padi. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Turun ke Sawah, Babinsa Bantu Petani Panen Padi


Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Kodim 0207/Simalungun, Serda P. Simatupang, turun langsung membantu warga melaksanakan panen padi pada Sabtu (12/9/2026). Ia turut terlibat dalam aktivitas panen di lahan milik Bapak Natal Simajuntak yang memiliki luas kurang lebih 6,5 rante.


Panen Berlangsung di Lahan Kelompok Tani Berkat Tani


Kegiatan tersebut berlangsung di lahan pertanian anggota Kelompok Tani Berkat Tani, Dusun I Pasar Baru, Nagori Dolok Tomuan, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Dalam kegiatan itu, Babinsa bersama petani bekerja secara bersama-sama menyelesaikan proses panen padi yang telah memasuki masa produksi.


Bentuk Kepedulian TNI terhadap Petani


Kehadiran Serda P. Simatupang di tengah-tengah petani tidak hanya sebatas membantu pekerjaan di sawah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI AD terhadap masyarakat sekaligus sarana mempererat komunikasi dan membangun sinergitas antara aparat kewilayahan dengan para petani di wilayah binaannya.


Babinsa Berikan Motivasi kepada Petani


Dalam kesempatan tersebut, Serda P. Simatupang turut memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian. Menurutnya, kerja keras dan ketekunan petani dalam mengembangkan lahan sangat penting untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan hasil produksi yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.


Pendampingan Dilakukan dari Hulu hingga Panen


Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Pendampingan tersebut dapat dilakukan mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga memasuki masa panen, sehingga hubungan komunikasi antara Babinsa dan petani dapat terus terjalin dalam setiap tahapan kegiatan pertanian.


Dorong Pertanian Produktif dan Berkelanjutan


Melalui pendampingan secara langsung, diharapkan semangat petani dalam mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat. Selain memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong terciptanya sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Simalungun.


Kebersamaan TNI dan Petani Perkuat Ketahanan Pangan


Kegiatan pendampingan panen padi tersebut menjadi salah satu gambaran nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. “Kebersamaan TNI dan petani di sawah menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan di Jawa Baru

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Serda Ns. Harahap, bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan di Nagori Jawa Baru, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/9/2026).

Simalungun — Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa, Kodim 0207/Simalungun, Serda Ns. Harahap, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) dan silaturahmi bersama warga di Nagori Jawa Baru, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sabtu (12/9/2026).


Kegiatan Komsos tersebut diisi dengan gotong royong membersihkan lingkungan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Serda Ns. Harahap bersama warga bahu-membahu membersihkan berbagai area lingkungan dari kotoran dan sampah yang berserakan serta berpotensi menjadi tempat berkembangnya bibit penyakit.


Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Kegiatan gotong royong tidak hanya menjadi upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk membangun komunikasi serta mengetahui kondisi dan berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaannya.


Serda Ns. Harahap menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat kewilayahan. Menurutnya, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat agar lingkungan tempat tinggal tetap sehat, nyaman, dan terhindar dari berbagai potensi penyakit.


“Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat menciptakan suasana yang nyaman sekaligus membantu mencegah munculnya berbagai wabah penyakit,” ujar Serda Ns. Harahap.


Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui kegiatan gotong royong yang dilakukan secara bersama-sama, tetapi juga dengan menjaga lingkungan masing-masing setiap hari. Kesadaran warga dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat.


Selain memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat. Interaksi yang terjalin dalam suasana gotong royong diharapkan semakin memperkuat hubungan emosional serta kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah binaan.


Kegiatan Komsos dan gotong royong tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Babinsa bersama masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Jembatan Gantung Penghubung Purwosari–Bandar Tongah Capai 74 Persen, Babinsa dan Warga Gotong Royong

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Sertu Dony Wilyanto, bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Nagori Huta II Purwosari, Kecamatan Pematang Bandar, dengan Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Senin (14/9/2026).

Simalungun — Semangat gotong royong antara warga dan TNI kembali terlihat dalam pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Nagori Huta II Purwosari, Kecamatan Pematang Bandar, dengan Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun. Pembangunan fasilitas umum tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat di kedua wilayah.


Kegiatan pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026). Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Sertu Dony Wilyanto, bersama masyarakat turun langsung mengerjakan pembangunan jembatan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan warga, khususnya pembangunan sarana yang memiliki manfaat bagi kepentingan umum.


Sertu Dony Wilyanto turut terlibat langsung dalam proses pengerjaan bersama masyarakat. Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, Babinsa dan warga bahu-membahu menyelesaikan tahapan pembangunan jembatan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi sosial serta membangun hubungan yang semakin dekat antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.


Pembangunan jembatan gantung tersebut saat ini telah mencapai progres sekitar 74 persen. Setelah selesai nantinya, jembatan diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan jalur penghubung antara kedua wilayah. Keberadaan jembatan juga dinilai penting untuk menunjang berbagai aktivitas warga sehari-hari.


Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kegiatan perekonomian warga. Akses penghubung yang lebih baik akan membantu masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas, termasuk menuju lahan pertanian, membawa hasil produksi, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari antarwilayah.


Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama Babinsa menjadi gambaran kuatnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan fasilitas umum. Partisipasi masyarakat dalam pengerjaan juga menunjukkan adanya kepedulian dan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang nantinya akan digunakan secara bersama-sama untuk menunjang kepentingan warga.


Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pembangunan, TNI melalui jajaran Babinsa terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai kesulitan warga. Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Dengan progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 74 persen, masyarakat diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan hingga jembatan gantung tersebut dapat diselesaikan dan dimanfaatkan. Kehadiran fasilitas tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar konektivitas antara Nagori Huta II Purwosari dan Bandar Tongah serta mendukung peningkatan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di kedua wilayah.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Sambut HUT TNI ke-81, Koramil 11/GSB Gelar Karya Bakti Bersihkan Pantai Tigaraja

 

Keterangan Foto: Personel Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon (GSB) Kodim 0207/Simalungun bersama TNI-Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Senin (14/9/2026), dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81 Tahun 2026.

Simalungun — Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus ditunjukkan jajaran TNI bersama Polri, pemerintah kecamatan, serta masyarakat. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 Tahun 2026, personel Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon (GSB) Kodim 0207/Simalungun menggelar Karya Bakti pembersihan kawasan pantai di wilayah Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Senin (14/9/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 11/GSB Kapten Inf P. Sitorus. Turut hadir Kapolsek Girsang Sipangan Bolon AKP M. Pandiangan, Camat Girsang Sipangan Bolon Victor R. Sijabat, Lurah Tigaraja Agustina Siagian, personel Babinsa Kodim 0207/Simalungun, personel Bhabinkamtibmas Polsek Parapat, dinas kebersihan, Kepling Kelurahan Tigaraja, serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergitas dalam menjaga kebersihan lingkungan.


Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti apel dan pengecekan personel. Setelah itu, peserta dibagi ke sejumlah sektor untuk melaksanakan pembersihan di kawasan pantai. Pembagian sektor dilakukan agar proses pembersihan dapat berlangsung secara efektif dan seluruh area yang menjadi sasaran kegiatan dapat ditangani secara bersama-sama.


Dengan penuh semangat kebersamaan, personel TNI-Polri bersama pemerintah dan masyarakat bergotong royong mengumpulkan berbagai jenis sampah yang berserakan di sekitar kawasan pantai. Sampah yang telah dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam truk pengangkut untuk dibawa ke tempat pembuangan. Selain membersihkan sampah, peserta juga melakukan pemotongan rumput di sekitar kawasan pantai sehingga lingkungan terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman.


Karya Bakti tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT TNI ke-81 Tahun 2026, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kegiatan bersama seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


Pantai Tigaraja merupakan salah satu kawasan yang berada di kawasan Parapat dan ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Karena itu, kebersihan dan keindahan kawasan pantai menjadi hal penting yang perlu terus dijaga. Lingkungan yang bersih tidak hanya memberikan rasa nyaman bagi pengunjung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga citra kawasan wisata sekaligus menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.


Melalui kegiatan tersebut, TNI kembali menunjukkan bahwa keberadaan Babinsa dan jajaran kewilayahan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan pembinaan wilayah. Kehadiran TNI juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk menggerakkan semangat gotong royong, membantu menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun kepedulian bersama terhadap kawasan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.


Seluruh rangkaian kegiatan Karya Bakti pembersihan pantai dalam rangka menyambut HUT TNI ke-81 Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh nyata kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan keindahan kawasan Pantai Tigaraja sebagai salah satu kawasan wisata di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Dampingi Trial Pembangunan Drainase Dana Desa di Bosar Bayu

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Serda Harja Criswana, bersama unsur pemerintah dan masyarakat saat mendampingi trial pengerjaan pembangunan saluran drainase Dana Desa TA 2026 di Huta I Sigaol, Nagori Bosar Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Senin (24/8/2026).

Simalungun — Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa, Kodim 0207/Simalungun, Serda Harja Criswana, mendampingi kegiatan trial pengerjaan pembangunan saluran drainase yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Huta I Sigaol, Nagori Bosar Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (24/8/2026).


Pembangunan saluran drainase tersebut memiliki volume 60/50/60 sentimeter dengan panjang mencapai 202 meter. Infrastruktur ini dibangun sebagai salah satu upaya pemerintah nagori dalam meningkatkan kualitas sarana lingkungan sekaligus mendukung sistem pengelolaan aliran air di kawasan permukiman masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Serda Harja Criswana turut memantau proses trial pengerjaan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Pendampingan Babinsa menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan, khususnya pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.


Kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan desa. Melalui koordinasi dan komunikasi yang baik, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan memberikan hasil yang optimal bagi kepentingan masyarakat Nagori Bosar Bayu.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Huta Bayu Raja Ferry Risdonni Sinaga, S.H., M.H., Pangulu Nagori Bosar Bayu Edu Sitorus, Bhabinkamtibmas Aiptu V.P. Tampubolon, serta seluruh Maujana Nagori Bosar Bayu. Kehadiran unsur pemerintahan dan aparat keamanan tersebut menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap pelaksanaan pembangunan di wilayah pedesaan.


Selain itu, kegiatan juga dihadiri tokoh masyarakat Nagori Bosar Bayu Jontar Butar-Butar, Gamot Huta I Sigaol Herbet Hasibuan, Pendamping Nagori Saihot Sirait, Sekretaris Desa Nagori Bosar Bayu Leando Sirait, serta perangkat Nagori Bosar Bayu. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.


Dengan adanya pembangunan saluran drainase sepanjang 202 meter tersebut, diharapkan sistem pengelolaan aliran air di lingkungan masyarakat dapat menjadi lebih baik. Keberadaan drainase yang memadai juga diharapkan mampu mengurangi risiko terjadinya genangan air ketika curah hujan tinggi, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mendukung aktivitas warga.


Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan di wilayah binaan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui pendampingan dan komunikasi bersama pemerintah serta masyarakat, pembangunan infrastruktur desa diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Nagori Bosar Bayu.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 13/Purba Turun ke Kebun, Dampingi Petani Cabai Merah Saat Panen di Pematang Purba

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 13/Purba Kodim 0207/Simalungun, Serka Suprato, berdialog dan mendampingi petani cabai merah, T. Silalahi, saat memanen hasil kebunnya di Nagori Pematang Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Senin (14/9/2026).


Simalungun — Bukan sekadar datang dan melihat, Babinsa Koramil 13/Purba Kodim 0207/Simalungun, Serka Suprato, turun langsung ke lahan pertanian untuk menyambangi sekaligus membantu petani cabai merah, T. Silalahi, saat melaksanakan panen hasil kebunnya di Nagori Pematang Purba, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Senin (14/9/2026).


Di tengah aktivitas panen, Serka Suprato berdialog langsung dengan T. Silalahi untuk mengetahui kondisi tanaman cabai, hasil panen yang diperoleh, serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama proses budidaya. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting dalam pendampingan Babinsa, karena dengan melihat kondisi secara langsung di lapangan, berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat diketahui secara lebih nyata.


Pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut merupakan bagian dari peran TNI AD melalui jajaran kewilayahan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan usaha pertanian sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.


Serka Suprato menyampaikan bahwa keberhasilan petani dalam meningkatkan produksi pertanian tidak hanya memberikan dampak terhadap ketersediaan pangan, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan keluarga petani. Menurutnya, sektor pertanian harus terus mendapat perhatian dan dukungan agar masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari hasil pertanian dapat memperoleh hasil yang semakin baik.


“Petani harus terus semangat. Kami sebagai Babinsa akan terus berupaya hadir dan mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar pertanian semakin maju dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan,” ujar Serka Suprato.


Ia juga menilai tanaman cabai merah memiliki nilai ekonomi yang cukup penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, perawatan tanaman secara baik, menjaga kualitas hasil panen, serta terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola lahan menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh para petani. Dengan pengelolaan yang tepat, hasil pertanian diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pendapatan masyarakat.


Selain mendukung kegiatan pertanian, kehadiran Babinsa di lahan milik petani juga menjadi sarana mempererat komunikasi sosial dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung dari kebun hingga proses panen, Babinsa dapat mengetahui perkembangan usaha pertanian sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan petani di wilayah binaannya.


Kegiatan pendampingan tersebut sekaligus menegaskan komitmen TNI AD melalui jajaran kewilayahan untuk terus hadir bersama masyarakat dalam mendukung pertanian, menggerakkan perekonomian pedesaan, dan memperkuat ketahanan pangan. Dari kebun cabai di Nagori Pematang Purba, semangat petani terus didorong agar hasil pertanian tidak hanya menjadi sumber pangan, tetapi juga menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 06/Perdagangan Bantu Petani Panen Padi, Dukung Ketahanan Pangan di Bandar Huluan

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Koptu Rahmayadi, bersama petani Mamik Selamet saat membantu proses panen padi di lahan pertanian Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Kamis (10/9/2026).


Simalungun — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 06/Perdagangan Kodim 0207/Simalungun, Koptu Rahmayadi, turun langsung membantu petani memanen hasil pertanian padi di wilayah Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Kamis (10/9/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Mamik Selamet, salah seorang petani setempat yang tengah melaksanakan panen padi di lahan pertaniannya. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian dan perhatian TNI AD terhadap masyarakat di wilayah binaan, khususnya para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.


Koptu Rahmayadi tidak hanya hadir untuk memberikan pendampingan, tetapi juga turut terlibat secara langsung dalam proses pemanenan. Dengan turun ke sawah dan membantu petani, Babinsa menunjukkan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak sebatas menjalankan tugas pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari berbagai kegiatan sosial dan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa juga berkomunikasi dengan Mamik Selamet mengenai kondisi pertanian, proses panen, serta berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan lahan. Komunikasi secara langsung tersebut menjadi sarana untuk mengetahui kondisi dan kendala yang dihadapi petani sekaligus membangun kedekatan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat di wilayah binaannya.


Pendampingan terhadap petani seperti yang dilakukan Koptu Rahmayadi diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Selain membantu kelancaran pekerjaan petani, kehadiran Babinsa juga menjadi dorongan moral agar para petani tetap semangat dalam meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang dimiliki.


Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen Babinsa Koramil 06/Perdagangan dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui pendampingan secara langsung, TNI berupaya mendorong terciptanya sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga serta meningkatkan produksi pangan, terutama komoditas padi yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat.


Bagi TNI, kegiatan pendampingan pertanian juga menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan hadir dan bekerja bersama masyarakat, Babinsa dapat membangun komunikasi sosial yang semakin erat serta menciptakan hubungan yang harmonis dengan warga. Hubungan tersebut diharapkan dapat terus terpelihara sehingga berbagai program pembangunan dan kegiatan kemasyarakatan di wilayah dapat berjalan secara bersama-sama.


Selama kegiatan berlangsung, proses panen padi bersama petani berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Koptu Rahmayadi di tengah aktivitas pertanian di Nagori Bandar Tongah menjadi wujud kepedulian Babinsa dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat upaya bersama menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Simalungun.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Rabu, 09 September 2026

Pemilihan Maujana Nagori Karang Sari Berlangsung Tertib, Babinsa Koramil 08/Bangun Lakukan Pendampingan

 

Keterangan Foto: Babinsa Serma Edi Sunarto mendampingi proses pemilihan Maujana Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Rabu (9/9/2026).

SIMALUNGUN — Proses pemilihan Maujana Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, berlangsung tertib, aman dan lancar pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para calon, pemilih serta saksi dan menjadi bagian penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan di tingkat nagori.


Pelaksanaan pemilihan mendapat pendampingan dari Babinsa Koramil 08/Bangun Kodim 0207/Simalungun, Serma Edi Sunarto. Pendampingan dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan kegiatan berlangsung, sehingga proses pemilihan dapat berjalan dengan suasana yang kondusif.


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembukaan dengan tertib sebelum kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian sejumlah sambutan dari pihak-pihak yang hadir.


Ketua Panitia Amar Akbar dalam kesempatan tersebut menyampaikan sambutan terkait pelaksanaan pemilihan. Selanjutnya, sambutan disampaikan Sekcam Gunung Maligas Bangun Siregar dan Ketua PABPDSI Kabupaten Simalungun Buyung Tanjung. Penyampaian sambutan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum proses pemungutan suara dilaksanakan.


Setelah seluruh rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan proses pemilihan melalui pemungutan suara. Para pemilih menggunakan hak pilihnya sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan panitia, sementara para saksi turut mengikuti proses tersebut untuk memastikan tahapan pemilihan berjalan secara tertib dan sesuai ketentuan.


Setelah pemungutan suara selesai, hasil perolehan suara kemudian dibacakan di hadapan seluruh peserta. Selanjutnya dilakukan pengumuman pemenang sebagai bagian akhir dari proses pemilihan Maujana Nagori Karang Sari. Seluruh tahapan kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan mendapat pengawasan serta pendampingan dari unsur terkait.


Selain Serma Edi Sunarto, kegiatan tersebut turut dihadiri Sekcam Gunung Maligas Bangun Siregar, Kabid PMN Rosida Sitinjak, Ketua PABPDSI Kabupaten Simalungun Buyung Tanjung, Pangulu Nagori Karang Sari Yuda Muspianto, S.H., Bhabinkamtibmas Aiptu S. Pasaribu, Ketua Panitia Amar Akbar, para calon, pemilih dan saksi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung kelancaran proses pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat di Nagori Karang Sari.


Pendampingan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui jajaran kewilayahan untuk membantu menciptakan suasana yang aman, tertib dan kondusif dalam setiap kegiatan pemerintahan serta kehidupan bermasyarakat di wilayah binaannya. Dengan terlaksananya pemilihan secara tertib dan lancar, diharapkan Maujana Nagori yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik serta menjadi bagian dalam mendorong kemajuan dan pembangunan Nagori Karang Sari.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0207/Simalungun Bersama Polri dan Masyarakat Bersihkan Pantai Danau Toba

 

Keterangan Foto: TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat bergotong royong membersihkan kawasan Pantai Danau Toba di Kelurahan Tigaraja, Rabu (9/9/2026).

SIMALUNGUN — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), jajaran Kodim 0207/Simalungun bersama Polri, pemerintah kecamatan dan kelurahan, dinas kebersihan serta masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan kawasan Pantai Danau Toba di Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).


Kegiatan karya bakti tersebut dipimpin Danramil 11/Girsang Sipangan Bolon, Kapten Inf P. Sitorus. Pembersihan kawasan pantai dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menjaga kawasan Danau Toba agar tetap bersih, nyaman dan tertata, baik bagi masyarakat setempat maupun wisatawan yang berkunjung.


Sejumlah personel TNI dan Polri bersama petugas kebersihan serta warga terlihat bahu-membahu membersihkan sampah yang berada di sekitar kawasan pantai. Dengan menggunakan peralatan kebersihan, seluruh peserta bergotong royong mengumpulkan sampah dan membersihkan area yang menjadi salah satu lokasi aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan Parapat.


Kapten Inf P. Sitorus mengatakan, kegiatan karya bakti tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dibangun melalui keterlibatan seluruh unsur masyarakat secara bersama-sama.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya kawasan Pantai Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi wisata,” ujar P. Sitorus.


Ia menambahkan, kebersihan kawasan wisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas kebersihan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan menjadi salah satu kunci penting dalam mempertahankan kebersihan serta kelestarian kawasan Danau Toba. Karena itu, budaya gotong royong dan kepedulian lingkungan perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Girsang Sipangan Bolon AKP M. Pandiangan, Camat Girsang Sipangan Bolon Victor R. Sijabat, Lurah Tigaraja Agustina Siagian, personel Babinsa Kodim 0207/Simalungun, personel Bhabinkamtibmas Polsek Parapat, petugas dinas kebersihan, kepala lingkungan Kelurahan Tigaraja serta masyarakat. Kebersamaan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan di kawasan Danau Toba.


Melalui kegiatan tersebut, kebersamaan TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan secara berkelanjutan. Selain menjaga kebersihan, karya bakti ini menjadi wujud nyata bahwa peringatan HUT ke-81 TNI tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan kawasan pantai yang lebih bersih dan tertata, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kelestarian Danau Toba sebagai aset lingkungan sekaligus destinasi wisata unggulan Sumatera Utara.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0207/Simalungun Bersama Polri dan Masyarakat Tanam 300 Pohon di Dolok Merangir

Keterangan Foto: TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat bersama-sama menanam 300 bibit pohon dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI di Nagori Dolok Merangir I, Rabu (9/9/2026).


SIMALUNGUN — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Kodim 0207/Simalungun bersama Polsek Serbelawan, pemerintah kecamatan, serta masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Nagori Dolok Merangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin Danramil 05/Serbelawan Kapten Cke B.J. Tampubolon. Penanaman pohon menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah dan masyarakat.


Sebanyak 300 bibit pohon ditanam dalam kegiatan tersebut. Bibit yang ditanam terdiri dari 100 pohon melinjo, 100 pohon mahoni dan 100 pohon jati. Seluruh bibit ditanam di lokasi yang telah ditentukan dengan melibatkan berbagai unsur, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi aksi penghijauan, tetapi juga mempererat sinergi antarinstansi dan masyarakat di wilayah Kecamatan Dolok Batu Nanggar.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dolok Batu Nanggar Siti Aminah, S.E., Kapolsek Serbelawan Aiptu Ridho Pakpahan, Pangulu Nagori Padang Mainu Sugeng, personel Koramil 05/Serbelawan, personel Polsek Serbelawan, tokoh masyarakat serta warga sekitar Nagori Dolok Merangir I. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan tingginya kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan.


Danramil 05/Serbelawan Kapten Cke B.J. Tampubolon mengatakan, kegiatan penanaman pohon tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dilakukan secara berkelanjutan.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan. Kami berharap pohon yang ditanam dapat dirawat dan tumbuh dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di kemudian hari,” ujarnya.


Ia menambahkan, keberadaan pohon memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. Selain membantu menjaga kualitas lingkungan, keberadaan pepohonan juga dapat mendukung penghijauan serta membantu mengurangi potensi kerusakan lingkungan. Karena itu, perawatan setelah penanaman menjadi hal penting agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.


Kegiatan penanaman berlangsung dengan semangat kebersamaan. Personel TNI dan Polri bersama pemerintah kecamatan serta masyarakat turun langsung menanam bibit pohon di lokasi yang telah ditentukan. Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui penanaman 300 pohon ini, momentum HUT ke-81 TNI diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah Kabupaten Simalungun.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Dampingi Petani Jagung Lakukan Pemupukan Tahap Kedua di Buntu Bayu

Keterangan Foto: Babinsa Sertu TD. Simbolon membantu petani jagung melakukan pemupukan tahap kedua di Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Selasa (8/9/2026).


SIMALUNGUN — Upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan Babinsa di wilayah binaan. Salah satunya melalui pendampingan kepada petani jagung di Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat.

Babinsa Koramil 10/Tanah Jawa Kodim 0207/Simalungun, Sertu TD. Simbolon, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus membantu petani jagung, Supriatin, melakukan pemupukan tahap kedua pada tanaman jagung, Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung di lahan pertanian milik petani sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan Babinsa terhadap masyarakat di wilayah binaannya.

Tanaman jagung yang mendapat pendampingan tersebut telah berusia sekitar 28 hari. Pada usia tersebut, perawatan tanaman menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pertumbuhan hingga memasuki masa panen. Pemupukan tahap kedua dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan tanaman agar pertumbuhan jagung dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu TD. Simbolon turut membantu proses pemupukan sekaligus memperhatikan kondisi tanaman jagung di lahan milik Supriatin. Pendampingan secara langsung diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan perawatan tanaman secara berkelanjutan, sehingga potensi hasil pertanian dapat terus dioptimalkan.

Sertu TD. Simbolon mengatakan, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari upaya Babinsa membantu masyarakat sekaligus mendorong peningkatan hasil pertanian di wilayah binaan. Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi agar masyarakat terus mengembangkan dan mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki.

> “Kami terus berupaya hadir mendampingi petani, mulai dari proses penanaman hingga perawatan tanaman. Harapannya, tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik dan hasil panen nantinya meningkat,” ujarnya.


Selain membantu pemupukan, Babinsa juga berdiskusi dengan Supriatin mengenai kondisi tanaman, kebutuhan pupuk, serta berbagai perawatan yang perlu dilakukan selama masa pertumbuhan. Komunikasi tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara Babinsa dengan masyarakat, khususnya para petani di wilayah binaan.

Pendampingan pertanian yang dilakukan secara langsung diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui sektor pertanian. Kegiatan Komsos tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian warga di wilayah binaan.

Sumber: Tim Pendim 0207/SML
Editor: Zulfandi Kusnomo

Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis Digelar di Marihat Jaya, 100 Warga Jalani Pemeriksaan

 

Keterangan Foto: Tim kesehatan UPTD Puskesmas Bahbiak bersama Babinsa Koramil 03/Siantar Selatan mendampingi pemeriksaan kesehatan dan tracing TB bagi warga di Marihat Jaya, Selasa (8/9/2026).

PEMATANGSIANTAR — Upaya mendeteksi penyakit tuberkulosis (TB) sejak dini terus dilakukan di tengah masyarakat. Tim kesehatan UPTD Puskesmas Bahbiak bersama jajaran Koramil 03/Siantar Selatan Kodim 0207/Simalungun menggelar kegiatan tracing TB terintegrasi dan cek kesehatan gratis bagi masyarakat di Gedung KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih) Marihat Jaya, Jalan Bahkora Atas, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Selasa (8/9/2026).


Kegiatan tersebut mendapat pendampingan langsung dari Danramil 03/Siantar Selatan Kodim 0207/Simalungun, Kapten Inf Sugiharto, bersama para Babinsa. Pendampingan dilakukan selama proses pelayanan kesehatan berlangsung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan, khususnya dalam mendeteksi penyakit TB secara lebih awal.


Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 100 warga tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan. Masyarakat mendapatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus memperoleh layanan pemeriksaan yang menjadi bagian dari kegiatan tracing TB terintegrasi. Antusiasme warga mengikuti kegiatan tersebut menunjukkan adanya perhatian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini.


Pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan gula darah, pemeriksaan dahak untuk mendeteksi TB, serta pemeriksaan rontgen. Rangkaian pemeriksaan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menemukan secara dini indikasi penyakit TB sekaligus mengetahui kondisi kesehatan masyarakat. Dengan pemeriksaan lebih awal, masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan lebih lanjut dapat diarahkan kepada tenaga kesehatan sesuai hasil pemeriksaan.


Kegiatan tracing TB terintegrasi dan cek kesehatan gratis tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 September 2026. Pelaksanaan secara bertahap diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan, terutama warga di wilayah Kelurahan Marihat Jaya dan sekitarnya.


Kapten Inf Sugiharto mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus membantu menciptakan suasana yang tertib selama pelayanan berlangsung. Menurutnya, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat merupakan bagian dari kepedulian terhadap kondisi warga di wilayah binaan.


> “Kami membantu mendampingi kegiatan agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan masyarakat dapat berjalan tertib dan lancar. Ini juga menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan warga,” ujar Kapten Inf Sugiharto.




Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia, terutama bagi warga yang memiliki keluhan atau gejala yang perlu diperiksa lebih lanjut. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Puskesmas Bahbiak Riama Pangaribuan, perwakilan Dinas Kesehatan Pemko Pematangsiantar Misran, Dokter Puskesmas Dr. Dewi, serta Lurah Marihat Jaya Novri Sinaga. Melalui sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, TNI dan masyarakat, kegiatan diharapkan dapat mendukung upaya deteksi dini TB sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kesehatan.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Hadiri Musdes Pertanggungjawaban BUMNag dan Evaluasi PBB di Negeri Dolok

 

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 09/Tiga Balata, Serda Gumanti Akino Situmorang, menghadiri Musdes pertanggungjawaban BUMNag dan evaluasi PBB di Nagori Negeri Dolok, Selasa (8/9/2026).

SIMALUNGUN — Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Kodim 0207/Simalungun, Serda Gumanti Akino Situmorang, menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Pertanggungjawaban Badan Usaha Milik Nagori (BUMNag) Tahun Anggaran 2025 sekaligus melaksanakan monitoring dan evaluasi capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Nagori Negeri Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Selasa (8/9/2026).


Musdes tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah nagori dan masyarakat untuk menyampaikan serta membahas pertanggungjawaban pengelolaan BUMNag selama Tahun Anggaran 2025. Selain itu, forum tersebut juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi perkembangan penerimaan PBB Tahun Anggaran 2026 sebagai salah satu bagian dari sumber pendapatan yang mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Serda Gumanti Akino Situmorang mengikuti jalannya pembahasan bersama unsur pemerintahan nagori, pengurus BUMNag, serta tokoh masyarakat. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pemerintahan di wilayah binaan sekaligus sebagai upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, pemerintah nagori dan masyarakat.


Pembahasan Musdes juga diarahkan untuk mendorong pengelolaan BUMNag yang transparan dan akuntabel sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Pertanggungjawaban yang disampaikan melalui forum bersama diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pengelolaan dan pelaksanaan program BUMNag pada masa mendatang.


Sementara itu, monitoring dan evaluasi capaian PBB Tahun Anggaran 2026 menjadi bagian penting dalam melihat sejauh mana kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak. Dengan adanya evaluasi secara bersama, pemerintah nagori dapat mengetahui perkembangan capaian sekaligus menentukan langkah yang diperlukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.


Babinsa Serda Gumanti Akino Situmorang turut mendorong agar komunikasi antara pemerintah nagori dan masyarakat terus dijaga dengan baik. Menurutnya, keterbukaan dalam penyampaian informasi dan pembahasan berbagai program dapat menciptakan kepercayaan serta mendukung terciptanya pemerintahan nagori yang berjalan secara efektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Dolok Panribuan Preslin Sinaga, Pangulu Nagori Negeri Dolok H. Gultom, Bhabinkamtibmas Tiga Dolok Aipda R. Sinaga, Maujana Nagori Negeri Dolok, pengurus BUMNag, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat Nagori Negeri Dolok. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya sinergi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah Nagori Negeri Dolok.


Melalui pelaksanaan Musdes tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMNag sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB. Sinergi antara pemerintah nagori, aparat keamanan, pengurus BUMNag dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga sehingga berbagai program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Gerakan Pangan Murah Digelar di Serbalawan, Babinsa Pastikan Kegiatan Berjalan Aman dan Lancar

 

Keterangan Foto: Babinsa Sertu Wawan memantau kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Serbalawan, Selasa (8/9/2026).

SIMALUNGUN — Upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau terus dilakukan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, Selasa (8/9/2026), dengan menyediakan berbagai bahan pangan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat.


Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 05/Serbalawan Kodim 0207/Simalungun, Sertu Wawan, turut hadir dan melaksanakan monitoring di lokasi. Kehadiran Babinsa dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok.


Gerakan Pangan Murah mendapat perhatian dan antusiasme dari masyarakat karena menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau. Adapun bahan pangan yang tersedia dalam kegiatan tersebut antara lain beras SPHP sebanyak 4 ton dengan kemasan ukuran 5 kilogram, Minyak Fortune sebanyak 20 dus, serta Minyak Kita sebanyak 50 dus.


Selain beras dan minyak goreng, masyarakat juga dapat memperoleh sejumlah bahan pangan lainnya, seperti gula putih sebanyak 400 kilogram, tepung terigu sebanyak 100 kilogram dan telur sebanyak 100 papan. Ketersediaan berbagai komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus meringankan pengeluaran untuk kebutuhan pangan sehari-hari.


Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah nyata dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung keterjangkauan pangan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap komoditas pokok yang terus menjadi perhatian.


Sertu Wawan mengatakan, monitoring yang dilakukannya merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Babinsa terhadap kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di wilayah binaannya. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah kegiatan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.


> “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan nyaman,” ujarnya.




Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekjen PKK Kabupaten Simalungun Ibu Rica Sihite, Sekretaris Pokja III Simalungun Ibu Susilawati, Camat Dolok Batunanggar Ibu Siti Aminah Siregar, Kasi Kesos Kecamatan Dolok Batunanggar Ibu Yusniar Pohan, S.Sos., Lurah Serbalawan Ibu Lasma Damanik, S.Sos., serta Babinsa Koramil 05/Serbalawan, Sertu Wawan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Dengan terselenggaranya Gerakan Pangan Murah tersebut, diharapkan warga Kecamatan Dolok Batunanggar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Kodim 0207/Simalungun Gelar Upacara Bendera Mingguan, Tingkatkan Disiplin dan Soliditas Prajurit

 

Keterangan Foto: Personel Kodim 0207/Simalungun mengikuti upacara bendera mingguan di Lapangan Makodim 0207/Simalungun, Senin (7/9/2026), sebagai bagian dari pembinaan disiplin, loyalitas, dan soliditas prajurit.

SIMALUNGUN — Komando Distrik Militer (Kodim) 0207/Simalungun menggelar upacara bendera mingguan di Lapangan Makodim 0207/Simalungun, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rutinitas pembinaan personel sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, loyalitas, serta rasa tanggung jawab prajurit dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Upacara bendera mingguan tersebut diikuti oleh personel Kodim 0207/Simalungun dan berlangsung dalam suasana tertib serta khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara dengan penuh kedisiplinan sebagai wujud penghormatan terhadap simbol negara sekaligus bentuk kepatuhan terhadap tata tertib dan ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.


Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Mayor Inf Prawoto yang menjabat sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0207/Simalungun. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, seluruh personel kembali diingatkan mengenai pentingnya menjaga sikap disiplin, loyalitas dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di lingkungan satuan maupun ketika berada di tengah-tengah masyarakat.


Upacara bendera tidak hanya menjadi agenda rutin satuan, tetapi juga memiliki nilai penting dalam membentuk karakter dan profesionalisme prajurit. Kedisiplinan serta kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan seorang prajurit, sehingga harus senantiasa diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diberikan.


Selain sebagai bentuk penghormatan kepada bendera Merah Putih, kegiatan upacara mingguan juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat kebersamaan dan soliditas antaranggota Kodim 0207/Simalungun. Kebersamaan yang terbangun di lingkungan satuan diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tugas serta tantangan di wilayah.


Melalui pelaksanaan upacara secara rutin, Kodim 0207/Simalungun terus berupaya menjaga kesiapsiagaan personel sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian. Prajurit dituntut untuk senantiasa siap menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing serta memberikan kontribusi positif dalam membantu masyarakat di wilayah binaan.


Komitmen terhadap disiplin dan kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan. Dengan personel yang memiliki disiplin tinggi, loyalitas, semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab, diharapkan seluruh tugas yang diberikan dapat dilaksanakan secara optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.


Kegiatan upacara ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih. Seluruh rangkaian upacara bendera mingguan di Lapangan Makodim 0207/Simalungun berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus menjaga profesionalisme, soliditas dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.


Sumber: Tim Pendim 0207/SML

Editor: Zulfandi Kusnomo

Babinsa Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon Dampingi Posyandu Balita di Nagori Sibaganding

Keterangan Foto: Babinsa Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon, Sertu M. Razali, mendampingi proses penimbangan dan pemantauan pertumbuhan balita dalam kegiatan Posyandu di Huta I Suwalan, Nagori Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Senin (7/9/2026).

SIMALUNGUN — Babinsa Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon, Kodim 0207/Simalungun, Sertu M. Razali bersama Tim Kesehatan UPTD Puskesmas Parapat melaksanakan pendampingan kegiatan Posyandu balita di Huta I Suwalan, Nagori Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah binaan, khususnya dalam pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak usia balita. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan anak sejak usia dini.

Dalam pelaksanaan Posyandu, para balita mendapatkan berbagai pelayanan kesehatan dan pemantauan kondisi pertumbuhan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendeteksi secara dini apabila terdapat persoalan kesehatan maupun perkembangan anak, sehingga dapat segera mendapatkan perhatian dan penanganan dari tenaga kesehatan.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menjadi bentuk sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah nagori dan masyarakat dalam memberikan pelayanan dasar kepada warga. Melalui kegiatan Posyandu yang dilaksanakan secara rutin, orangtua dapat memperoleh informasi mengenai kondisi pertumbuhan anak sekaligus berkonsultasi terkait kebutuhan kesehatan dan gizi balita.

Sertu M. Razali mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk kepedulian dan dukungan TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di wilayah binaannya. Menurutnya, kegiatan Posyandu memiliki peran penting karena dapat membantu orangtua mengetahui perkembangan kondisi anak secara berkala.

> “Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kami berharap kegiatan Posyandu dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk memantau tumbuh kembang balita,” ujar Razali.


Ia juga mengajak para orangtua agar rutin membawa anak mereka ke Posyandu serta memperhatikan kebutuhan asupan gizi dan kebersihan lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, perhatian orangtua terhadap pola makan, kebersihan, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Lebih lanjut, Sertu M. Razali menegaskan bahwa kesehatan anak merupakan investasi penting bagi masa depan keluarga dan masyarakat. Karena itu, sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah nagori, Babinsa dan masyarakat perlu terus diperkuat. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Pendampingan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan keamanan wilayah, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan dasar.

Sumber: Tim Pendim 0207/Simalungun
Editor: Zulfandi Kusnomo

Selasa, 08 September 2026

Era Digital Mengubah Cara Berkirim Bunga, Selektif Florist Hadir dengan Layanan Praktis

Foto Ilustrasi by AI 


Pematangsiantar — Perubahan gaya hidup masyarakat di era digital ikut mengubah cara orang menyampaikan perhatian kepada keluarga, sahabat, rekan kerja maupun mitra bisnis. Jika sebelumnya seseorang harus datang langsung ke toko bunga untuk memilih dan memesan rangkaian, kini proses tersebut dapat dilakukan melalui perangkat digital. Perkembangan layanan florist online di Indonesia juga menunjukkan semakin luasnya pilihan produk dan wilayah pengiriman, mulai dari bunga papan, hand bouquet, standing flower hingga hadiah dan parcel. 


Kondisi tersebut menjadi salah satu peluang yang dilihat Selektif Florist untuk mengembangkan layanan yang lebih dekat dengan kebiasaan masyarakat modern. Pemilik Selektif Florist, Zulfandi Kusnomo, mengatakan bahwa kemudahan pemesanan menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman kepada pelanggan. Menurutnya, masyarakat saat ini menginginkan proses yang sederhana, cepat dan komunikatif, terutama ketika bunga dibutuhkan untuk momentum yang memiliki batas waktu tertentu.


“Kami melihat sekarang orang ingin semuanya lebih praktis. Ketika ingin mengirim bunga kepada seseorang di kota lain, mereka tidak harus datang langsung ke toko. Yang terpenting adalah komunikasi kebutuhan pelanggan jelas, produknya sesuai, dan proses pengirimannya dapat dipersiapkan dengan baik,” ujar Zulfandi Kusnomo, Owner Selektif Florist, Selasa (8/9/2026).


Bagi Selektif Florist, kemudahan digital bukan berarti menghilangkan proses konsultasi. Justru, komunikasi dengan pelanggan menjadi bagian penting sebelum sebuah rangkaian dibuat. Pelanggan dapat menyampaikan jenis acara, pilihan produk, warna, ukuran, tulisan ucapan, identitas penerima hingga kebutuhan waktu pengiriman. Pendekatan tersebut dinilai penting karena satu jenis bunga dapat memiliki fungsi berbeda ketika digunakan untuk pernikahan, ucapan sukses maupun menyampaikan dukacita.


Pasar florist sendiri semakin berkembang dengan kategori produk yang semakin beragam. Selain papan bunga, masyarakat dapat memilih hand bouquet, standing flower, bunga meja, bunga artificial, parcel, hampers hingga berbagai bentuk hadiah personal. Sejumlah layanan florist online bahkan menyediakan pilihan pengiriman hari yang sama serta pemilihan waktu pengiriman, menunjukkan bahwa aspek kecepatan dan ketepatan waktu semakin menjadi bagian penting dalam layanan bunga. 


Zulfandi mengatakan Selektif Florist juga melihat potensi besar dari kebutuhan wedding, event dan corporate. Pada kegiatan perusahaan maupun acara resmi, bunga dapat digunakan sebagai bentuk ucapan, penghargaan, dekorasi maupun simbol dukungan. Sementara dalam kegiatan pernikahan, rangkaian bunga dapat menjadi bagian dari suasana acara. Untuk kebutuhan personal, bunga juga dapat digunakan sebagai hadiah ulang tahun, ungkapan kasih sayang, ucapan kelulusan maupun bentuk perhatian kepada keluarga.


Menurutnya, salah satu tantangan florist di era digital adalah memastikan bahwa kemudahan memesan tetap diikuti dengan kualitas pelayanan. Pelanggan tidak hanya membeli sebuah rangkaian bunga, tetapi juga mempercayakan sebuah pesan untuk disampaikan kepada orang lain. Karena itu, detail kecil seperti tulisan ucapan, nama penerima dan waktu pengiriman harus mendapatkan perhatian. “Ketika seseorang memesan bunga, ada kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kepercayaan itu yang harus kami jaga sejak pesanan diterima sampai bunga benar-benar sampai kepada penerima,” kata Zulfandi.


Ke depan, Selektif Florist ingin terus memperkuat konsep layanan yang menggabungkan teknologi dengan sentuhan personal. Zulfandi menilai teknologi seharusnya menjadi alat untuk mendekatkan manusia, bukan sekadar mempercepat transaksi. Dengan semakin mudahnya masyarakat mengirim bunga dari berbagai tempat, jarak diharapkan tidak lagi menjadi penghalang untuk menyampaikan ucapan, perhatian maupun dukungan. Selektif Florist pun ingin menjadikan setiap pesanan bukan sekadar rangkaian bunga yang dikirim, melainkan sebuah pesan yang tiba tepat di hati penerimanya.


Laporan: Tim Forum Berita 

Editor: Redaksi Forum Berita 

Pelayanan SIM Satpas Binjai Dipertanyakan: Proses Singkat, Ujian Tak Terlihat, Biaya Jadi Sorotan

Keterangan Foto: Tampak gedung Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Binjai, Sumatera Utara, tempat pelayanan pembuatan dan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). (Foto modifikasi by AI)

BINJAI — Aktivitas pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Kota Binjai menjadi perhatian setelah awak media melakukan pemantauan langsung terhadap proses pelayanan pada pukul 10.10 WIB hingga 12.00 WIB. Dalam pemantauan tersebut, sejumlah pemohon SIM terlihat keluar-masuk area pelayanan dalam waktu relatif singkat. Bahkan, terdapat pemohon yang diduga telah menerima SIM setelah menjalani rangkaian pelayanan. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana keseluruhan tahapan pelayanan dan pengujian kompetensi pemohon dilaksanakan.


Pantauan awak media tidak hanya berkaitan dengan cepatnya aktivitas pelayanan. Selama berada di lokasi, awak media mengaku tidak melihat adanya kegiatan ujian teori maupun ujian praktik berkendara terhadap pemohon SIM. Area yang biasa digunakan untuk pelaksanaan praktik berkendara juga terlihat tidak menunjukkan aktivitas pengujian seperti yang diharapkan dalam proses penerbitan SIM. Temuan visual tersebut tentu belum dapat menjadi kesimpulan bahwa ujian tidak pernah dilakukan, namun kondisi di lapangan patut mendapatkan penjelasan dari pihak Satpas Binjai agar tidak menimbulkan persepsi di tengah masyarakat.


Persoalan ini menjadi penting karena SIM bukan sekadar kartu identitas bagi pengemudi. Di balik penerbitannya terdapat tanggung jawab untuk memastikan seseorang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan yang memadai sebelum dinyatakan layak mengemudikan kendaraan di jalan raya. Karena itu, apabila selama waktu pemantauan tidak terlihat aktivitas ujian teori maupun praktik, publik berhak mengetahui bagaimana tahapan tersebut sebenarnya dilaksanakan. Apakah ujian dilakukan pada waktu berbeda, di lokasi tertentu, atau terdapat mekanisme pelayanan lain yang belum diketahui masyarakat?


Pertanyaan tersebut semakin relevan ketika proses pelayanan terlihat berlangsung dalam waktu relatif singkat. Awak media tidak bermaksud menyimpulkan adanya pelanggaran hanya berdasarkan pengamatan sesaat. Namun, rangkaian kondisi yang ditemukan di lapangan layak menjadi bahan klarifikasi. Pihak Satpas Binjai diharapkan dapat menjelaskan secara terbuka mengenai alur pelayanan SIM, termasuk tahapan pendaftaran, verifikasi persyaratan, ujian teori, ujian praktik, hingga penerbitan SIM. Penjelasan yang transparan diperlukan agar masyarakat tidak mendapatkan informasi yang simpang siur mengenai proses memperoleh SIM.


Selain tahapan pengujian, persoalan biaya pengurusan SIM juga menjadi perhatian awak media. Sejumlah pemohon yang ditanya mengenai biaya pengurusan SIM disebut memberikan jawaban yang diduga seragam atau seperti telah diarahkan oleh oknum tertentu di lingkungan pelayanan. Temuan tersebut tentu masih membutuhkan klarifikasi dan tidak dapat langsung diartikan sebagai bukti adanya pungutan maupun pelanggaran. Namun, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pemohon mengetahui rincian biaya resmi yang harus dibayarkan serta bagaimana mekanisme pembayaran berlangsung.


Transparansi biaya menjadi bagian penting dalam pelayanan publik. Masyarakat semestinya dapat mengetahui dengan jelas berapa tarif resmi yang harus dibayarkan, komponen pembayaran apa saja yang dikenakan, serta melalui mekanisme apa pembayaran dilakukan. Jika seluruh pembayaran di Satpas Binjai telah sesuai dengan ketentuan resmi dan tidak terdapat biaya tambahan di luar ketentuan, maka penjelasan terbuka dari pihak berwenang justru akan membantu menjawab keresahan masyarakat. Dengan demikian, tidak muncul dugaan atau persepsi negatif akibat informasi yang tidak lengkap.


Awak media menegaskan bahwa hasil pemantauan tersebut tidak serta-merta dimaksudkan sebagai tuduhan terhadap personel maupun institusi Satpas Binjai. Namun, ketika terdapat sejumlah pertanyaan mengenai proses pelayanan yang terlihat singkat, tidak terlihatnya aktivitas ujian teori dan praktik selama waktu pemantauan, serta adanya dugaan pengarahan kepada pemohon ketika ditanya mengenai biaya, maka transparansi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Publik berhak mendapatkan pelayanan yang jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, terlebih SIM berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.


Awak media akan terus melakukan pemantauan terhadap pelayanan pembuatan SIM di Satpas Binjai. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, ketentuan yang berlaku, prinsip transparansi, dan standar pelayanan publik. Kini publik menunggu penjelasan dari pihak Satpas Binjai: apakah seluruh tahapan penerbitan SIM benar-benar telah dilaksanakan sesuai prosedur, apakah setiap pemohon telah menjalani pengujian kompetensi sebagaimana mestinya, serta apakah seluruh biaya yang dibayarkan masyarakat telah sesuai dengan ketentuan resmi. Jangan sampai masyarakat memperoleh SIM, tetapi pertanyaan mengenai proses mendapatkannya justru tidak memperoleh jawaban yang terang.


Laporan: Bastian Tampubolon

Editor: Zulfandi Kusnomo

detikcom Blogger Template

detikcom Blogger Template
detikweb blogger responsive

Business

Life & style

Pages

Politik

 


Berita Olahraga

Berita Terpopuler

Video Terpopuler

Populer Minggu ini

Populer Bulan ini

Iklan

\"Banner

Iklan

Banner Iklan Forum Berita

Footer Tambahan

Hukum

Ekonomi

Iklan

 








Iklan

 


Iklan

Iklan

 



Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Banner Iklan Forum Berita - Biro Jasa Siantar
CHANNEL SELEKTIF NEWSJelajahi kanal pilihan dan liputan khusus Selektif News
Selektif Go To SchoolLiputan sekolah & pendidikan
Selektif Go To VillageLiputan desa & nagori
Selektif Go To BankLiputan bank & perbankan
Selektif KulinerResto & cafe rekomendasi
Selektif Go To HotelHotel rekomendasi
Selektif PropertyPerumahan & property
Selektif MarketplaceUMKM & usaha lokal
Selektif TiktokPostingan Selektif di TikTok
Ikuti video terbaru Selektif News di TikTok @selektifnews.com.
BUKA TIKTOK
Selektif FacebookPostingan Selektif di Facebook
Temukan postingan Selektif News di Facebook: Berita Viral Selektif News.
BUKA FACEBOOK
Selektif Go To JumatArtikel agama & inspirasi Jumat
Tokoh SelektifProfil & kisah tokoh inspiratif
Selektif OtomotiveArtikel mobil & rekomendasi otomotif

Iklan