Portal berita independen · Informasi aktual setiap hari
TERKINI
Memuat berita terbaru...
FORUM BERITA

Kumpulan Berita Sesuai Fakta

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Sidebar

BRI Pematangsiantar Dorong Literasi Keuangan Santri melalui Tabungan SimPel pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

  BRI Pematangsiantar menyerahkan buku rekening Tabungan SimPel kepada para santri dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di K...

Cari Blog Ini

Games

Berita Pilihan

Berita Kriminal

Notification

Jelajahi

Tag Terpopuler

Kamis, 22 Oktober 2026

BRI Pematangsiantar Dorong Literasi Keuangan Santri melalui Tabungan SimPel pada Peringatan Hari Santri Nasional 2026

 

BRI Pematangsiantar menyerahkan buku rekening Tabungan SimPel kepada para santri dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Simalungun, Kamis (22/10/2026).

SIMALUNGUN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Pematangsiantar terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis buku rekening Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) kepada para santri dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 Kabupaten Simalungun, yang berlangsung di Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Kamis (22/10/2026).


Penyerahan buku tabungan dilakukan oleh Funding Transaction Manager BRI Kantor Cabang Pematangsiantar, Bapak Syahlun Sirait, yang hadir mewakili Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad


Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, S.IP. M.Si., yang mewakili Bupati Simalungun, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta para santri dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan.


Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, menyampaikan bahwa Tabungan SimPel merupakan salah satu bentuk dukungan nyata BRI terhadap penguatan pendidikan karakter, khususnya dalam membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia dini.


"Melalui Tabungan SimPel, kami ingin mengedukasi adik-adik santri untuk membiasakan menabung dan mengelola keuangan sejak dini. Harapannya, kebiasaan positif ini dapat menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan masa depan mereka," ujar Alvin.


Menurutnya, pengenalan layanan perbankan kepada kalangan pelajar dan santri menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan.


Tabungan SimPel sendiri merupakan produk tabungan yang dirancang khusus bagi pelajar dengan persyaratan sederhana dan kemudahan akses, sehingga diharapkan dapat mendorong budaya menabung sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal.


Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, BRI Pematangsiantar juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor perbankan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas serta memiliki kemandirian finansial.


BRI berharap sinergi yang telah terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, tetapi juga dalam mendorong pemberdayaan ekonomi, pengembangan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.


Melalui berbagai inisiatif tersebut, BRI Pematangsiantar berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan keuangan dan mendukung terwujudnya generasi muda Indonesia yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

BRI Pematangsiantar dan Forum TJSL Pemko Pematangsiantar Perkuat Sinergi untuk Mendukung Pembangunan Daerah

BRI Pematangsiantar dan Forum TJSL Pemko Pematangsiantar Perkuat Sinergi untuk Mendukung Pembangunan Daerah


PEMATANGSIANTAR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui Branch Office (BO) Pematangsiantar memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar, Sumatera Utara, dalam mendukung pembangunan daerah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta optimalisasi layanan perbankan.


Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Forum TJSL Kota Pematangsiantar bersama jajaran manajemen BRI Pematangsiantar.


Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Forum TJSL Kota Pematangsiantar, Gabriel K. Pandiangan; Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar, Soefie Megawary Saragih, S.STP., M.Si.; serta Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, bersama jajaran masing-masing.


Audiensi ini menjadi langkah untuk memperkuat kolaborasi antara sektor perbankan dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyelaraskan program sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan Kota Pematangsiantar.


BRI Siap Dukung Program Prioritas Pemerintah Daerah

Pemimpin Cabang BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad, menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui program TJSL yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


"BRI berkomitmen untuk terus menyalurkan program TJSL kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berharap kontribusi tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program prioritas pembangunan Pemerintah Kota Pematangsiantar," ujar Alvin.


Menurut Alvin, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi semakin penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan sumber daya dan anggaran.


"Sinergi menjadi kunci agar setiap program dapat memberikan dampak yang lebih luas. BRI ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.


Selain melalui program TJSL, Alvin menyampaikan kesiapan BRI untuk memperluas kerja sama dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui penyediaan berbagai produk dan jasa perbankan.


"BRI juga siap bersinergi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui penyediaan produk dan jasa perbankan untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan jaringan serta layanan digital yang kami miliki, BRI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi," jelasnya.


Keterbatasan APBD Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar, Soefie Megawary Saragih, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah memiliki sejumlah prioritas pembangunan yang perlu direalisasikan di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah.


Kondisi tersebut mendorong perlunya penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program TJSL.


"Pemerintah Kota Pematangsiantar memiliki berbagai program prioritas pembangunan yang tentunya membutuhkan dukungan bersama. Di tengah keterbatasan anggaran daerah, keterlibatan dunia usaha melalui program TJSL menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan mampu mendukung percepatan pembangunan," ujar Soefie.


Ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara program TJSL perusahaan dan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.


"Kami berharap program TJSL yang dilaksanakan perusahaan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.


Forum TJSL Perkuat Koordinasi dan Sinergi

Ketua Forum TJSL Kota Pematangsiantar, Gabriel K. Pandiangan, menyambut positif komitmen BRI dalam mendukung pembangunan daerah.


Menurut Gabriel, Forum TJSL memiliki peran penting dalam menjembatani kebutuhan pembangunan pemerintah daerah dengan potensi kontribusi dunia usaha.


"Forum TJSL diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan agar pelaksanaan tanggung jawab sosial dapat berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat," ungkap Gabriel.


Ia berharap sinergi bersama BRI Pematangsiantar dapat terus dikembangkan, khususnya dalam mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan

Melalui pertemuan tersebut, BRI dan Forum TJSL Kota Pematangsiantar menjajaki peluang penguatan kolaborasi dalam sejumlah bidang, mulai dari pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan literasi dan inklusi keuangan, hingga dukungan terhadap fasilitas sosial dan lingkungan.


Di sisi lain, penguatan kerja sama layanan perbankan juga diharapkan dapat mendukung transformasi digital serta optimalisasi tata kelola keuangan pemerintah daerah.


Alvin menegaskan bahwa BRI akan terus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Kami percaya bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. BRI ingin terus tumbuh bersama masyarakat Pematangsiantar, menghadirkan solusi keuangan, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Alvin.


Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi penguatan kerja sama antara BRI Pematangsiantar dan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mendukung percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Cari Penginapan Nyaman di Samosir? Debora Homestay Siap Temani Liburan Istimewa Anda

 

Debora Homestay di Kompleks Perkantoran, Desa Siopatsosor, Parbaba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara

SAMOSIR – Merencanakan liburan ke Pulau Samosir, Sumatera Utara, kini semakin menyenangkan dengan hadirnya berbagai pilihan akomodasi yang mendukung kenyamanan wisatawan. Bagi Anda yang ingin menikmati pesona Danau Toba bersama keluarga, pasangan, maupun sahabat, Debora Homestay Samosir layak masuk dalam daftar pilihan penginapan. Dengan fasilitas yang menunjang kebutuhan tamu dan lokasi di kawasan wisata Samosir, homestay ini menawarkan alternatif tempat beristirahat bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan suasana lebih santai dan penuh kebersamaan.


Tidak sekadar mencari tempat tidur, liburan juga membutuhkan suasana yang membuat setiap momen terasa istimewa. Debora Homestay menyediakan tiga kamar tidur, dua kamar mandi, televisi, Wi-Fi gratis, ruang tamu, area parkir, serta peralatan dapur. Fasilitas tersebut memberikan keleluasaan bagi tamu untuk beristirahat setelah berwisata, menikmati waktu bersama keluarga, atau sekadar bersantai sambil merencanakan perjalanan berikutnya. Bagi rombongan yang menginginkan suasana menginap lebih akrab, fasilitas ini menjadi salah satu hal menarik untuk dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan akomodasi.



Salah satu keuntungan berlibur di Samosir adalah banyaknya destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda. Berdasarkan informasi pengelola, Pantai Pasir Putih Parbaba dapat ditempuh sekitar lima menit dari homestay, sedangkan Pantai Batu Hoda dan Jembatan Tano Ponggol diperkirakan berjarak sekitar 10 menit. Air Mancur Menari juga menjadi salah satu tujuan yang dapat dipertimbangkan dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 15 menit. Waktu perjalanan dapat berubah sesuai kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan, sehingga wisatawan disarankan memeriksa rute sebelum memulai perjalanan.


Bagi pencinta panorama alam, perjalanan ke Samosir tentu belum lengkap tanpa menikmati keindahan perbukitan dan pemandangan Danau Toba dari berbagai sudut. Wisatawan dapat memasukkan Bukit Holbung, Menara Pandang Tele, dan Danau Sidihoni ke dalam agenda perjalanan. Setiap destinasi menawarkan pengalaman tersendiri, mulai dari menikmati pemandangan alam hingga mengabadikan foto bersama orang-orang tercinta. Setelah menjelajahi berbagai tempat menarik, kembali ke penginapan yang nyaman dapat menjadi bagian penting untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan petualangan pada hari berikutnya.



Debora Homestay juga bisa menjadi alternatif bagi keluarga atau rombongan sahabat yang ingin menikmati kebersamaan selama berlibur. Kehadiran ruang tamu memungkinkan tamu berkumpul dan berbagi cerita, sementara fasilitas dapur memberikan keleluasaan untuk menyiapkan makanan sesuai kebutuhan. Liburan bersama orang terdekat tidak harus selalu dipenuhi agenda yang padat. Terkadang, momen sederhana seperti menikmati waktu bersama, bercengkerama setelah perjalanan, dan menyusun rencana wisata berikutnya justru menjadi kenangan yang paling membekas.


Berlokasi di Kompleks Perkantoran, Desa Siopatsosor, Parbaba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Debora Homestay dapat menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang sedang menyusun perjalanan ke kawasan tersebut. Agar liburan berjalan lebih lancar, calon tamu sebaiknya menentukan tanggal kunjungan, memperkirakan jumlah rombongan, serta mengonfirmasi ketersediaan kamar dan tarif sebelum keberangkatan. Dengan persiapan yang matang, wisatawan dapat mengatur anggaran dan agenda perjalanan secara lebih terencana tanpa harus terburu-buru mencari penginapan ketika sudah tiba di lokasi wisata.



Jangan menunggu sampai rencana liburan hanya menjadi wacana! Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Samosir, segera hubungi pengelola Debora Homestay untuk mendapatkan informasi mengenai reservasi, harga menginap, fasilitas, dan ketentuan pemesanan. Informasi dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0812-6980-5959 atau 0853-7371-7576. Pemesanan lebih awal sangat disarankan, khususnya menjelang akhir pekan dan musim liburan, agar Anda dapat mengetahui ketersediaan kamar sesuai tanggal perjalanan yang direncanakan.


Pada akhirnya, liburan yang menyenangkan bukan hanya tentang destinasi yang dikunjungi, tetapi juga tentang kenyamanan selama perjalanan dan kebersamaan yang tercipta. Dengan fasilitas yang mendukung kebutuhan menginap serta akses menuju sejumlah objek wisata di Samosir, Debora Homestay hadir sebagai alternatif akomodasi yang patut dipertimbangkan untuk perjalanan Anda berikutnya. Ajak keluarga, kumpulkan sahabat, siapkan rencana perjalanan, dan nikmati pesona Pulau Samosir bersama orang-orang tersayang. Debora Homestay Samosir, pilihan untuk beristirahat dan memulai cerita indah selama liburan!

Jejak Pengabdian IPDA Darmono Samosir, Dari Penanganan Perkara hingga Pengawasan Internal Polri

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Samosir IPDA Darmono Samosir, S.H


SAMOSIR – Pengabdian di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menuntut lebih dari sekadar kemampuan menjalankan tugas. Dibutuhkan integritas, kedisiplinan, keteguhan dalam memegang prinsip, serta kesediaan untuk terus belajar menghadapi perubahan situasi di tengah masyarakat. Perjalanan karier IPDA Darmono Samosir, S.H., personel Polres Samosir, Polda Sumatera Utara, menjadi gambaran perjalanan seorang anggota kepolisian yang pernah menjalankan beragam penugasan. Dari bidang reserse hingga pengawasan internal, setiap pengalaman menjadi bagian dari dinamika pengabdiannya dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.


Perjalanan karier Darmono berawal dari pangkat Ajun Inspektur Polisi Dua (Aiptu) sebelum kemudian menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA). Dalam perjalanan tersebut, ia disebut pernah menduduki sejumlah posisi yang berkaitan dengan penanganan perkara pidana, identifikasi, dan pengawasan kedisiplinan personel. Berdasarkan informasi yang tersedia, saat ini Darmono bertugas sebagai Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Samosir. Jabatan ini berkaitan dengan dukungan koordinasi dan pelaksanaan kegiatan operasional reserse kriminal, yang membutuhkan kecermatan, kemampuan berkoordinasi, serta pemahaman terhadap prosedur hukum.


Pengalaman di bidang reserse menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan tugas Darmono. Ia diketahui pernah mengemban jabatan sebagai Kepala Unit Pidana Umum (Kanit Pidum) dan Kepala Unit Identifikasi 2 Satreskrim Polres Samosir. Kedua bidang tersebut memiliki peran dalam mendukung penanganan perkara pidana dan proses penyidikan. Dalam setiap penanganan perkara, ketelitian dalam mengumpulkan bukti, kecermatan mengungkap fakta, dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum merupakan prinsip yang harus dikedepankan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang membutuhkan penanganan secara objektif dan bertanggung jawab.


Jejak penugasan Darmono juga mencakup bidang tindak pidana tertentu. Pada 2019, ketika masih berpangkat Aiptu, ia disebut pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) Satreskrim Polres Samosir. Bidang ini berkaitan dengan penanganan perkara tertentu, termasuk dugaan tindak pidana yang menyangkut lingkungan hidup dan sumber daya alam. Salah satu persoalan yang relevan dengan lingkup tersebut adalah pembalakan liar atau penebangan hutan secara ilegal. Permasalahan ini menjadi perhatian penting karena kerusakan hutan dapat berdampak terhadap keseimbangan lingkungan dan kehidupan masyarakat. Penanganannya membutuhkan proses penyelidikan yang cermat, koordinasi dengan instansi terkait, serta penerapan hukum berdasarkan fakta dan bukti yang diperoleh.


Tidak berhenti pada bidang penegakan hukum, Darmono juga disebut pernah mendapat kepercayaan menjalankan tugas di bidang pengawasan internal. Pada periode 2024–2025, ia pernah menjabat sebagai Pejabat Sementara (Ps.) Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasi Propam) Polres Samosir. Fungsi Propam memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga kedisiplinan, profesionalisme, dan kepatuhan personel terhadap peraturan serta kode etik kepolisian. Bidang ini juga berkaitan dengan penanganan dugaan pelanggaran anggota sesuai mekanisme yang berlaku. Pengalaman tersebut memperlihatkan sisi lain dari pelaksanaan tugas kepolisian, yakni pentingnya memastikan bahwa setiap personel turut menjaga kehormatan institusi melalui perilaku yang sesuai aturan.


Dalam kehidupan organisasi kepolisian, integritas merupakan fondasi yang harus melekat pada setiap anggota, terlebih bagi mereka yang mengemban tanggung jawab sebagai perwira. Penegakan disiplin harus berjalan secara objektif, sementara setiap dugaan pelanggaran perlu ditangani berdasarkan fakta dan prosedur yang berlaku. Pengalaman Darmono di bidang Propam menjadi bagian dari perjalanan tugasnya yang berkaitan dengan upaya menjaga profesionalisme internal. Nilai keteladanan dalam konteks ini tidak hanya terletak pada ketegasan menjalankan aturan, tetapi juga pada komitmen terhadap keadilan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum tanpa membedakan kedudukan seseorang.


Selain pengalaman di bidang reserse dan Propam, Darmono juga disebut pernah menjalankan tugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas). Penugasan ini berkaitan dengan pengawasan kegiatan kepolisian sesuai kewenangan yang diberikan. Pelaksanaannya membutuhkan kemampuan koordinasi, kecermatan memahami situasi, dan kepatuhan terhadap prosedur agar setiap kegiatan berjalan tertib. Beragam penugasan tersebut memberikan gambaran mengenai dinamika pekerjaan seorang personel kepolisian yang harus siap menjalankan tanggung jawab berbeda sesuai kebutuhan organisasi. Pengalaman lintas bidang dapat menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuan profesional, memperkuat kedisiplinan, dan mengembangkan pola kerja yang efektif serta bertanggung jawab.


Perjalanan karier IPDA Darmono Samosir, S.H., memperlihatkan beragam tanggung jawab yang pernah dijalaninya di lingkungan Polres Samosir. Dari penanganan tindak pidana tertentu, pidana umum, dan identifikasi hingga pengawasan internal serta pengawasan pelaksanaan tugas, setiap penugasan memiliki tantangan tersendiri. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang dapat memberikan gambaran tentang luasnya fungsi kepolisian. Pada akhirnya, seorang perwira yang patut menjadi teladan adalah sosok yang menjadikan pangkat sebagai amanah, jabatan sebagai tanggung jawab, dan kewenangan sebagai sarana untuk melayani masyarakat sesuai hukum. Dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, kedisiplinan, dan sikap humanis, nilai pengabdian diharapkan terus menjadi landasan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Rabu, 21 Oktober 2026

Aipda Saut H. Siahaan, Dari Keteladanan Sang Ayah hingga Pengabdian Humanis di Polres Samosir

 

Aipda Saut H. Siahaan, Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polres Samosir

Samosir -- Tidak semua bentuk pengabdian terlihat dari tindakan besar. Terkadang, ketulusan justru tercermin melalui perhatian sederhana yang dilakukan secara konsisten. Gambaran tersebut terlihat dalam keseharian Aipda Saut H. Siahaan, Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polres Samosir. Di tengah tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban ruang tahanan, ia berusaha menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian.


Bagi Aipda Saut, para tahanan bukan sekadar orang-orang yang sedang menjalani proses hukum. Mereka tetap manusia yang memiliki hak, keluarga, serta kesempatan untuk memperbaiki diri. Karena itu, ia berupaya membangun hubungan yang baik tanpa menghilangkan ketegasan dalam menerapkan aturan. Menurut prinsip yang diterapkannya, keamanan harus tetap terjaga, sementara perlakuan terhadap setiap tahanan harus dilakukan secara profesional, manusiawi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.


Perjalanan pengabdiannya sebagai anggota Polri dimulai pada 2006. Namun, nilai-nilai yang menjadi bekalnya dalam menjalani profesi tersebut telah tumbuh jauh sebelumnya. Aipda Saut dibesarkan di lingkungan Aspol Kerupuk Polres Nias, Kota Gunungsitoli, tempat ayahnya yang juga merupakan anggota kepolisian menjalani kehidupan bersama keluarga. Dari sosok sang ayah, ia belajar mengenai pentingnya kejujuran, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjaga kehormatan diri dan profesi.


Pengalaman menyaksikan kehidupan seorang polisi di dalam keluarganya turut membentuk cara pandangnya terhadap pekerjaan. Baginya, seragam dan jabatan bukanlah alasan untuk merasa lebih tinggi daripada orang lain. Sebaliknya, keduanya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia meyakini bahwa penghasilan yang diperoleh melalui jalan yang benar akan menghadirkan ketenangan, sedangkan integritas merupakan modal penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat.


Keyakinan spiritual juga menjadi bagian dari prinsip hidup Aipda Saut. Ia berusaha menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam bersikap, termasuk ketika berhadapan dengan orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Kepeduliannya diwujudkan melalui dukungan terhadap kegiatan gereja, keterlibatan dalam aksi sosial, serta kebiasaan membantu sesama sesuai kemampuan. Ia memandang bahwa kesempatan untuk berbuat baik tidak selalu datang dalam bentuk yang istimewa. Terkadang, kesempatan itu hadir melalui kebutuhan sederhana seseorang yang dapat dibantu dengan tindakan nyata.


Kepedulian tersebut juga tercermin dalam kebiasaannya mengadakan Coffee Morning bersama para tahanan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk berbincang, bertukar pikiran, serta menyampaikan nasihat dan motivasi. Dalam suasana yang lebih santai, komunikasi dapat terjalin dengan lebih baik sehingga para tahanan memiliki kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup dan menghadapi proses hukum dengan lebih tenang. Bahkan, pada kesempatan tertentu, Aipda Saut meminta istrinya menyiapkan bubur, kolak, atau makanan ringan untuk dibagikan kepada para tahanan. Perhatian kecil tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yang berusaha ia hadirkan di lingkungan kerjanya.


Dalam menjalankan tanggung jawabnya, ia juga tidak menyukai tindakan intimidasi maupun perlakuan yang merendahkan martabat manusia. Apabila menemukan perilaku yang bertentangan dengan prinsip perlakuan manusiawi, ia berupaya memberikan teguran dan mengingatkan pentingnya menjaga etika. Baginya, ketegasan aparat tidak boleh disalahartikan sebagai kebebasan untuk memperlakukan orang lain secara semena-mena. Penegakan hukum tetap harus mengacu pada aturan, disertai penghormatan terhadap hak dasar setiap orang, termasuk mereka yang sedang berada dalam tahanan.


“Jangan pernah menahan kebaikan jika engkau mampu melakukannya. Sebab, ketika engkau mampu berbuat baik tetapi memilih untuk tidak melakukannya, ada tanggung jawab moral yang harus dipertanyakan.” Prinsip tersebut menggambarkan pandangan Aipda Saut H. Siahaan tentang arti kepedulian dalam kehidupan. Bagi orang-orang yang mengapresiasi pendekatan humanisnya, ia merupakan sosok yang menunjukkan bahwa pengabdian kepolisian dapat berjalan seiring dengan ketulusan dan empati. Meski penilaian sebagai salah satu Kasat Tahti terbaik merupakan apresiasi, bukan peringkat resmi nasional, nilai yang patut dicermati dari kisahnya adalah pesan sederhana bahwa hukum harus ditegakkan dengan tegas, sementara kemanusiaan tetap dijaga.

Senin, 19 Oktober 2026

BRI Perdagangan dan PT KINRA Pererat Sinergi dalam Mendukung Iklim Investasi

Keterangan Foto: Tim BRI bersama PT KINRA dalam kegiatan Coffee Morning di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026).


SIMALUNGUN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Perdagangan terus memperkuat hubungan strategis dengan dunia usaha melalui keterlibatan dalam kegiatan Coffee Morning bersama PT Kawasan Industri Nusantara (PT KINRA) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026). Mengusung tema “Harmony in Advancing Investment”, kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor PT KINRA tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara sektor perbankan, pengelola kawasan industri, investor, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pertumbuhan investasi daerah.


Keterlibatan BRI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang semakin erat dengan pelaku industri dan dunia usaha di kawasan strategis tersebut. Bagi sektor perbankan, komunikasi yang terjalin dengan pengelola kawasan dan perusahaan menjadi salah satu unsur penting untuk memahami perkembangan bisnis, kebutuhan transaksi, serta potensi layanan keuangan yang dapat mendukung aktivitas ekonomi. Melalui forum Coffee Morning, BRI bersama para pemangku kepentingan memiliki kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan membangun hubungan kerja sama yang berkelanjutan.


Kegiatan tersebut dihadiri Yoga Aditia Pratama selaku Regional Wholesale Business Head (RWBH) BRI Medan, Ivan Rizky selaku Department Head Kantor Pusat BRI, serta Devie Giotiffany yang juga menjabat Department Head Kantor Pusat BRI. Kehadiran jajaran manajemen tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur BRI dalam membangun komunikasi dengan pengelola kawasan industri dan para pelaku usaha. Adapun Novian Supriatno selaku Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Medan dijadwalkan hadir, tetapi berdasarkan informasi penyelenggara, batal mengikuti kegiatan tersebut.


Partisipasi BRI Branch Office Perdagangan dalam forum ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang menjalankan aktivitas bisnis di KEK Sei Mangkei. Sebagai kawasan industri yang memiliki potensi pengembangan investasi, KEK Sei Mangkei membutuhkan dukungan ekosistem usaha yang kuat, termasuk layanan perbankan yang dapat menunjang kelancaran kegiatan operasional perusahaan. Hubungan yang terjalin melalui pertemuan seperti ini diharapkan dapat membuka ruang dialog mengenai kebutuhan finansial dunia usaha sekaligus memperkuat kemitraan antara perbankan dan sektor industri.


Tema “Harmony in Advancing Investment” sejalan dengan pentingnya kolaborasi antara sektor perbankan dan dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan bisnis, tetapi juga mencakup komunikasi, pertukaran informasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan para pelaku industri. Bagi BRI, kedekatan dengan ekosistem usaha menjadi salah satu modal untuk terus membangun hubungan profesional dengan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus memahami dinamika perekonomian yang berkembang di wilayah operasionalnya.


Plt. Direktur PT KINRA, Alwin Abdi, dalam kegiatan tersebut berharap Coffee Morning dapat menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif bagi seluruh pihak. Forum tersebut diharapkan memungkinkan para peserta menyampaikan informasi, bertukar pandangan, serta mengidentifikasi berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan penyelesaian bersama. Bagi BRI dan sektor perbankan pada umumnya, komunikasi semacam ini dapat menjadi ruang untuk memahami tantangan yang dihadapi perusahaan serta melihat peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masing-masing pihak.


Sementara itu, Plt. Kepala Administrator KEK Sei Mangkei, Sakti Lazuardi, menilai koordinasi lintas sektor memiliki peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif. Dukungan pemerintah dan aparat keamanan, disertai komunikasi yang baik dengan pengelola kawasan serta mitra usaha, menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kegiatan industri. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan kepentingan sektor perbankan dalam membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan bersama perusahaan dan pelaku usaha yang beroperasi di kawasan industri.


Dukungan terhadap pengembangan investasi di KEK Sei Mangkei turut disampaikan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Simalungun diwakili Asisten Administrasi Umum, Roganda Sihombing, yang menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas industri dan investasi di kawasan tersebut. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan dunia usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam ekosistem tersebut, kehadiran BRI menjadi bagian dari keterlibatan sektor jasa keuangan yang memiliki hubungan erat dengan aktivitas perdagangan, industri, dan pengembangan usaha.


Perkembangan KEK Sei Mangkei juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat Kabupaten Simalungun. Pertumbuhan kegiatan industri dapat mendorong penyerapan tenaga kerja, meningkatkan kebutuhan barang dan jasa, serta membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk masuk dalam rantai pasok perusahaan. Peluang tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan ekosistem ekonomi daerah, termasuk dalam memperluas kebutuhan layanan perbankan bagi pelaku usaha sesuai karakteristik dan skala bisnis mereka.


Selain memperkuat komunikasi mengenai investasi, kegiatan Coffee Morning juga diisi dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari PT KINRA kepada sejumlah pihak yang berkontribusi dalam penanganan insiden kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia pada 3 September 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan keterlibatan berbagai pihak dalam merespons keadaan darurat, membantu penanggulangan kebakaran, serta menjaga keselamatan di lingkungan KEK Sei Mangkei. Agenda ini sekaligus menegaskan pentingnya koordinasi dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan kawasan industri.


Bagi BRI Branch Office Perdagangan, keikutsertaan dalam forum yang mempertemukan pengelola kawasan, perusahaan, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang positif dengan lingkungan usaha. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai perkembangan industri dan kebutuhan layanan keuangan di kawasan tersebut. Meski demikian, pengembangan kerja sama konkret tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan, ketentuan perbankan, serta hasil komunikasi dan tindak lanjut antarpihak.


Melalui kegiatan Coffee Morning bertema “Harmony in Advancing Investment”, BRI Branch Office Perdagangan bersama jajaran manajemen BRI dan PT KINRA diharapkan dapat terus menjaga komunikasi serta memperkuat hubungan dengan para pelaku usaha di KEK Sei Mangkei. Kolaborasi yang berkesinambungan antara sektor perbankan, pengelola kawasan industri, pemerintah, dan investor diharapkan mampu mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka peluang pengembangan bisnis yang berkelanjutan di Kabupaten Simalungun.


Laporan: Tim Forum Berita 

Editor: Zulfandi Kusnomo 

detikcom Blogger Template

detikcom Blogger Template
detikweb blogger responsive

Business

Life & style

Pages

Politik

 


Berita Olahraga

Berita Terpopuler

Video Terpopuler

Populer Minggu ini

Populer Bulan ini

Iklan

\"Banner

Iklan

Banner Iklan Forum Berita

Footer Tambahan

Hukum

Ekonomi

Iklan

 








Iklan

 


Iklan

Iklan

 



Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Banner Iklan Forum Berita - Biro Jasa Siantar
CHANNEL SELEKTIF NEWSJelajahi kanal pilihan dan liputan khusus Selektif News
Selektif Go To SchoolLiputan sekolah & pendidikan
Selektif Go To VillageLiputan desa & nagori
Selektif Go To BankLiputan bank & perbankan
Selektif KulinerResto & cafe rekomendasi
Selektif Go To HotelHotel rekomendasi
Selektif PropertyPerumahan & property
Selektif MarketplaceUMKM & usaha lokal
Selektif TiktokPostingan Selektif di TikTok
Ikuti video terbaru Selektif News di TikTok @selektifnews.com.
BUKA TIKTOK
Selektif FacebookPostingan Selektif di Facebook
Temukan postingan Selektif News di Facebook: Berita Viral Selektif News.
BUKA FACEBOOK
Selektif Go To JumatArtikel agama & inspirasi Jumat
Tokoh SelektifProfil & kisah tokoh inspiratif
Selektif OtomotiveArtikel mobil & rekomendasi otomotif

Iklan