Portal berita independen · Informasi aktual setiap hari
TERKINI
Memuat berita terbaru...

Bobby Nasution dan JAM-Intel Hadiri Pelantikan DPC ABPEDNAS Simalungun, Dorong Tata Kelola Desa Transparan

Bobby Nasution dan JAM-Intel Hadiri Pelantikan DPC ABPEDNAS Simalungun, Dorong Tata Kelola Desa Transparan


Simalungun -- Upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Simalungun memasuki babak baru. Bobby Nasution bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Simalungun. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mendorong pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas.

 

Kegiatan tersebut digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Sabtu (14/02/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memperkuat fungsi pengawasan serta penyaluran aspirasi masyarakat desa. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

 

Dalam prosesi pelantikan, Yusni Fadli Adha resmi dilantik sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun. Ia didampingi Aprizal Damanik sebagai Sekretaris dan Indra Adiguna sebagai Bendahara untuk masa bakti kepengurusan yang baru. Pengurus yang dilantik diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam tata kelola organisasi serta meningkatkan profesionalitas BPD di seluruh desa.

 

Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa sekaligus representasi masyarakat. Ia mengingatkan agar BPD tidak hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi harus berfungsi secara aktif, kritis, dan solutif dalam setiap kebijakan pembangunan desa.

 

“Saya titip pesan kepada Bung Yusni Fadli Adha dan jajaran, jadilah mitra yang kritis namun tetap solutif. Dana desa yang besar harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Simalungun. Jangan ragu menyuarakan aspirasi warga,” tegas Bobby di hadapan para tamu undangan.

 

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berintegritas. Dengan besarnya alokasi dana desa setiap tahunnya, pengawasan yang efektif dari BPD sangat dibutuhkan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Sementara itu, JAM-Intel Kejaksaan Agung RI dalam sambutannya menekankan pentingnya fungsi pengawasan BPD guna mencegah potensi pelanggaran hukum di tingkat desa. Ia memastikan kehadiran Kejaksaan bukan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan sebagai mitra pengawal tata kelola yang bersih. “Kejaksaan hadir untuk mengawal, bukan menakut-nakuti. Kami mendukung penuh ABPEDNAS Simalungun dalam menciptakan tata kelola desa yang bersih dan transparan. Jika administrasi benar dan pengawasan berjalan, tidak perlu takut dengan persoalan hukum,” ujarnya.

 

Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun yang baru dilantik, Yusni Fadli Adha, menyatakan komitmennya untuk mengonsolidasikan seluruh anggota BPD di Kabupaten Simalungun, yang dikenal dengan sebutan Bumi Habonaron Do Bona. Ia menegaskan sejumlah fokus utama kepengurusannya, antara lain peningkatan kapasitas SDM anggota BPD khususnya dalam penyusunan dan pengawasan Peraturan Desa (Perdes), penguatan transparansi keuangan desa melalui sistem pelaporan yang akuntabel sebagaimana ditekankan Bendahara Indra Adiguna, serta penguatan administrasi dan komunikasi antar desa yang menjadi prioritas Sekretaris Aprizal Damanik. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan bagi 386 desa di Kabupaten Simalungun agar semakin mandiri, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan pemerintahan desa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus DPC ABPEDNAS Simalungun, Gubernur Sumatera Utara, serta perwakilan Kejaksaan Agung RI sebagai simbol komitmen bersama membangun tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.

FORUM BERITA

Kumpulan Berita Sesuai Fakta

Diberdayakan oleh Blogger.

Iklan Sidebar

BUMNag Pariksabungan Berhenti Beroperasi, Kejelasan Modal dan Honorarium Kini Jadi Sorotan Warga

Keterangan Foto: Suasana Kantor Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, yang menjadi lokasi pemberitaan terka...

Cari Blog Ini

Games

Berita Pilihan

Berita Kriminal

Notification

Jelajahi

Tag Terpopuler

Minggu, 15 Februari 2026

Bobby Nasution dan JAM-Intel Hadiri Pelantikan DPC ABPEDNAS Simalungun, Dorong Tata Kelola Desa Transparan


Simalungun -- Upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Simalungun memasuki babak baru. Bobby Nasution bersama Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Simalungun. Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mendorong pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas.

 

Kegiatan tersebut digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Sabtu (14/02/2026). Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memperkuat fungsi pengawasan serta penyaluran aspirasi masyarakat desa. Suasana acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

 

Dalam prosesi pelantikan, Yusni Fadli Adha resmi dilantik sebagai Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun. Ia didampingi Aprizal Damanik sebagai Sekretaris dan Indra Adiguna sebagai Bendahara untuk masa bakti kepengurusan yang baru. Pengurus yang dilantik diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dalam tata kelola organisasi serta meningkatkan profesionalitas BPD di seluruh desa.

 

Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa sekaligus representasi masyarakat. Ia mengingatkan agar BPD tidak hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi harus berfungsi secara aktif, kritis, dan solutif dalam setiap kebijakan pembangunan desa.

 

“Saya titip pesan kepada Bung Yusni Fadli Adha dan jajaran, jadilah mitra yang kritis namun tetap solutif. Dana desa yang besar harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Simalungun. Jangan ragu menyuarakan aspirasi warga,” tegas Bobby di hadapan para tamu undangan.

 

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan berintegritas. Dengan besarnya alokasi dana desa setiap tahunnya, pengawasan yang efektif dari BPD sangat dibutuhkan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Sementara itu, JAM-Intel Kejaksaan Agung RI dalam sambutannya menekankan pentingnya fungsi pengawasan BPD guna mencegah potensi pelanggaran hukum di tingkat desa. Ia memastikan kehadiran Kejaksaan bukan untuk menimbulkan ketakutan, melainkan sebagai mitra pengawal tata kelola yang bersih. “Kejaksaan hadir untuk mengawal, bukan menakut-nakuti. Kami mendukung penuh ABPEDNAS Simalungun dalam menciptakan tata kelola desa yang bersih dan transparan. Jika administrasi benar dan pengawasan berjalan, tidak perlu takut dengan persoalan hukum,” ujarnya.

 

Ketua DPC ABPEDNAS Simalungun yang baru dilantik, Yusni Fadli Adha, menyatakan komitmennya untuk mengonsolidasikan seluruh anggota BPD di Kabupaten Simalungun, yang dikenal dengan sebutan Bumi Habonaron Do Bona. Ia menegaskan sejumlah fokus utama kepengurusannya, antara lain peningkatan kapasitas SDM anggota BPD khususnya dalam penyusunan dan pengawasan Peraturan Desa (Perdes), penguatan transparansi keuangan desa melalui sistem pelaporan yang akuntabel sebagaimana ditekankan Bendahara Indra Adiguna, serta penguatan administrasi dan komunikasi antar desa yang menjadi prioritas Sekretaris Aprizal Damanik. Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kelembagaan bagi 386 desa di Kabupaten Simalungun agar semakin mandiri, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan pemerintahan desa. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pengurus DPC ABPEDNAS Simalungun, Gubernur Sumatera Utara, serta perwakilan Kejaksaan Agung RI sebagai simbol komitmen bersama membangun tata kelola desa yang transparan dan akuntabel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

detikcom Blogger Template

detikcom Blogger Template
detikweb blogger responsive

Business

Life & style

Pages

Politik

 


Berita Olahraga

Berita Terpopuler

Video Terpopuler

Populer Minggu ini

Populer Bulan ini

Iklan

\"Banner

Iklan

Banner Iklan Forum Berita

Footer Tambahan

Hukum

Ekonomi

Iklan

 








Iklan

 


Iklan

Iklan

 



Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Banner Iklan Forum Berita - Biro Jasa Siantar
CHANNEL SELEKTIF NEWSJelajahi kanal pilihan dan liputan khusus Selektif News
Selektif Go To SchoolLiputan sekolah & pendidikan
Selektif Go To VillageLiputan desa & nagori
Selektif Go To BankLiputan bank & perbankan
Selektif KulinerResto & cafe rekomendasi
Selektif Go To HotelHotel rekomendasi
Selektif PropertyPerumahan & property
Selektif MarketplaceUMKM & usaha lokal
Selektif TiktokPostingan Selektif di TikTok
Ikuti video terbaru Selektif News di TikTok @selektifnews.com.
BUKA TIKTOK
Selektif FacebookPostingan Selektif di Facebook
Temukan postingan Selektif News di Facebook: Berita Viral Selektif News.
BUKA FACEBOOK
Selektif Go To JumatArtikel agama & inspirasi Jumat
Tokoh SelektifProfil & kisah tokoh inspiratif
Selektif OtomotiveArtikel mobil & rekomendasi otomotif

Iklan